Pjs Bupati Setiajit: Jombang Tegas Akan Tolak Beras Impor

Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan menolak beras impor yang sudah dilakukan pemerintah pusat sebanyak 261.000 ton.

Penulis: Sutono | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIQ
Pjs Bupati Jombang Setiajit saat diwawancara awak media. 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan menolak beras impor yang sudah dilakukan pemerintah pusat sebanyak 261.000 ton.

Hal itu ditegaskan Pjs Bupati Jombang Setiajit.

Menurutnya dia sudah berkomitmen dengan pemerintah Jawa Timur untuk menolak menerima jatah beras impor dari pemerintah pusat.

"Kita sudah sepakat dengan keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait beras impor. Intinya beras impor jangan sampai beredar di Kabupaten Jombang," ujar Setiajit, Jumat (2/3/2018.

Baca: 99 Pejabat di Tuban Daftarkan Kekayaan Harta ke KPK

Alasan penolakan, menurut Setiajit, karena stok beras di Kabupaten Jombang masih surplus, sehingga tidak ada ketakutan akan kekurangan stok beras untuk warga Kabupaten Jombang.

"Kabupaten Jombang sendiri masih memiliki stok beras 140.000 ton untuk tahun ini. Jika digunakan konsumsi lokal saja itu sudah lebih dari cukup," imbhunya.

Baca: BREAKING NEWS: Arema FC Kembali Tambah Gol ke Gawang Persebaya, Skor 2-0 untuk Singo Edan

Jika nanti tetap ada jatah beras impor dari pusat, Setiajit mengatakan pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) dan para petani untuk terus berkomitmen menolak beras impor.

"Beras impor tidak akan masuk Jawa Timur dan Khususnya Kabupaten Jombang," tandas Setiajit.(Sutono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved