Begini Proyeksi Bisnis Restoran dan Kafe Tahun 2018, Naik Apa Menurun?

"Kalau bicara kenaikan itu hanya 5 persen saja. Inipun jika tidak ada lagi penambahan jumlah restoran dan kafe,"

Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Edwin Fajerial
Ilustrasi restaurant 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Proyeksi bisnis restoran dan kafe tahun 2018 diprediksi cenderung menurun dikarenakan bertambahnya pemain baru dalam bisnis kafe dan restoran.

Hal ini disampaikan oleh Arjono Kuntjoro, Kabid Humas DPD Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia Jawa Timur kepada TribunJatim.com, Selasa (6/3/2018).

"Selain pemain baru, ada faktor lain yaitu terkait faktor ekonomi dunia dan dampak kepastian politik di Pilgub dan Pilpres untuk tahun depan," katanya.

Nikmati Menu Signature Cantonese Bareng Keluarga di Xiang Fu Hai Restaurant, Harganya Cuma Segini! )

Penurunan bisnis kafe dan restoran ini, Arjono menilai berada dikisaran angka 10 persen dari tahun sebelumnya dan kemungkinan akan terus menurun seiring dengan pemain restoran yang bertambah banyak.

Sekaligus faktor ekonomi dan kepastian politik di Surabaya.

"Kalau bicara kenaikan itu hanya 5 persen saja. Inipun jika tidak ada lagi penambahan jumlah restoran dan kafe," tambahnya.

Rayakan Imlek, Menu Spesial Yu Sheng Bisa Anda Nikmati di Ah Yat Abalone Forum Restaurant Surabaya )

Kendati demikian, Arjono mengatakan untuk mengatasi hal itu ada beberapa strategi yang perlu diantisipasi.

Di antaranya dengan mempertahankan jenis makanan yang ada, mempertahankan pelayanan, serta kreatif dan inovatif secara berkelanjutan untuk mengimbangi potensi bertambahnya restoran baru yang semakin bervariasi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved