12 Hari Pasca Operasi, Begini Kondisi Bayi Hidrosefalus Asal Batam
Aqilla Kirana Salim, si kecil penderita hidrosefalus asal Batam harus dirawat di RS Unair Surabaya sejak Kamis (22/2/2018).
Penulis: Triana Kusumaningrum | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Waratwan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aqilla Kirana Salim, si kecil penderita hidrosefalus asal Batam Kepulauan Riau menginap di Surabaya sejak Kamis (22/2/2018).
Selama di Surabayaa, dia dirawat di RS Universitas Airlangga Surabaya.
Di hari ke 12, tepatnya pada Rabu (7/3/2018), kondisi Aqilla dinyatakan lebih baik.
Saat ditemui di ruang rawat inap 522 lantai 5 RS Universitasas Airalngga, bayi berusia 18 bulan berada dipangkuan ibunya.
Retno Willis ibu dari Aqila terlihat mengajak berbicara putri kecilnya yang belum bisa berbicara sambil mengusap-usap pipi buah hatinya.
Menurut keterangan dokter RS Universitas Airlangga kondisi bayi pasangan Agus Salim dan Retno Willis sudah berangsur membaik.
Aqila juga sudah melalui fase kritis pasca operasi di kepalanya, dan saat ini dalam masa pemulihan.
"Anak sudah mulai mengenali suara ibunya, lingkungan dan geraknya sudah bagus, tapi karena operasi yang cukup besar jadi mengeluarkan banyak darah maka si bayi mengalami penurunan berat badan yang awalnya 7 kg sekarang 6,3 kg tapi ini bisa dimaklumi," ujar dokter Robby Nurhariansyah.
Untuk semakin mengembalikan kesehatan Aqila, pihak tim dokter RS Universitas Airlangga juga akan meningkatkan nutrisi, gizi melalui makanan padat serta susu.
(US-ABC Gelar Surabaya SMEs Go Digital and International sebagai Solusi Akses Pasar Global)
"Nanti kita tunggu tiga sampai empat bulan untuk memantau tumbuh kembangnya," tambah Robby.
Pada Rabu (7/3/2018) Aqila sudah diizinkan pulang, akan tetapi harus menjalani kontrol rutin ke RS Universitas Airlangga selama enam bulan kedepan.
Selama menjalani rawat jalan bayi Aqila akan tinggal di rumah singgah yang berada di Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-bayi-hidrosefalus-rs-universitas-airlangga_20180307_140550.jpg)