Kapal Penumpang Jenis Roro Terlambat Sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Gara-gara Ada Mobil Tercebur
Akibat insiden kecil, jadwal sandar Kapal Motor (KM) Kumala dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Edwin Fajerial
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Akibat insiden kecil, jadwal sandar Kapal Motor (KM) Kumala dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terlambat tiba di Tanjung Perak Surabaya, Jatim,l.
Hal tersebut diakibatkan adanya sebuah mobil yang terperosok di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
"Karena ada musibah mobil 'pick up' berplatnomor polisi B 9088 ZE yang tengah parkir di Dermaga Jamrud sisi selatan sekitar pukul 16.30 WIB tiba-tiba berjalan dengan sendirinya, sampai tercebur ke laut," tegas Koordinator Sektor Dermaga Jamrud Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, Amirudin pada Kamis (15/3/2018 malam.
Amirudin menuturkan kapal penumpang jenis roll on - roll off (roro) itu seharusnya bersandar di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar pukul 17.00 WIB.
Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Sebab, pengemudi pick up bernama Hutomo sedang tak berada di dalam mobil.
Ketika kejadian, pria asal Semolowaru Elok, Surabaya tengah memancing di dermaga itu.
"Ternyata pengemudinya lupa, tak memasang 'handrem', karena lokasi parkir menurun ke arah laut mengakibatkan mobilnya langsung terjun lalu tenggelam," sambungnya.
Bila mobil tersebut tenggelam, lalu apa kaitannya dengan kapal yang akan sandar?
Masalahnya, mobil pick up itu tenggelam di sebuah dermaga yang biasa dijadikan tempat bersandarnya kapal penumpang Roro.
Untuk kedalamannya pun terbilang dalam, yakni mencapai sekitar 10 meter.
"Kami sudah perintahkan KM Kumala agar menunda bersandarnya sampai proses evakuasi pick up di dasar laut selesai diangkat, tadi KM Kumala menunggu di area lego jangkar perairan Tanjung Perak," sambungnya.
Menurutnya, pengemudi mobil pick up itu masih menjalani pemeriksaan di Polres Tanjung Perak Surabaya.
Dari data yang dihimpun TribunJatim.com dilapangan menyebutkan Hutomo sering terlihat berada di sekitaran TKP setiap sore hari dengan mobil pick up-nya.
Keberadaannya disana untuk hal yang sama, yakni untuk memancing.
Bahkan, bagi sejumlah pekerja pelabuhan di lingkungan Dermaga Jamrud Selatan pun menuturkan demikian
"Ternyata, Hutomo merupakan seorang sopir yang biasa mengantar barang di area Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, peralatan pancing selalu dibawa di mobilnya, biasanya sih selesai antar barang menyempatkan mancing di Dermaga Jamrud Selatan," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-perak_20180315_231508.jpg)