Nyalakan Lilin saat Listrik Padam, Rumah Munatin Ludes Terbakar

Munatin langsung shock karena rumahnya ludes terbakar disaat terjadi pemadaman listrik.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Mujib Anwar
SURYA/SAMSUL HADI
Petugas pemadam kebakaran dibantu polisi dan warga sedang memadamkan api yang membakar rumah Munatin, Kamis (19/4/2018) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Rumah Munatin (60), di Kelurahan Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Kamis (19/4/2018) malam.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari api lilin yang dinyalakan Munatin di rumah saat listrik padam.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, malam itu, listrik di Kelurahan Togogan padam.

Lalu korban menyalakan lilin untuk penerangan di dalam rumah.

Lilin itu ditaruh di atas asbak dan diletakkan pada kardus di ruang tamu.

Selanjutnya, korban keluar meninggalkan rumah.

Korban hendak ke rumah orang tuanya yang berjarak 100 meter dari rumahnya.

Rumah korban dalam kondisi kosong. Selama ini, korban tinggal di rumah sendirian.

Satu anak korban tinggal di desa lain dan satunya lagi kerja menjadi TKI di Taiwan.

Saat korban berada di rumah orang tuanya, tiba-tiba ada tetangga yang mendatanginya.

Tetangga itu memberitahu korban kalau rumahnya terbakar. Korban bergegas pulang ke rumah.

Korban melihat api sudah membakar rumahnya.

Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Srengat dan diteruskan ke Polres Blitar Kota.

Polisi masih menyelidiki penyebab peristiwa kebakaran itu.

Dugaan kuat polisi, penyebab kebakaran di rumah itu karena lilin yang dinyalakan korban di rumah saat listrik PLN padam.

"Malam itu, listrik PLN di lokasi padam. Lalu korban menyalakan lilin dan ditinggal keluar. Rumah dalam kondisi kosong. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena lilin," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Syamsul A, Jumat (20/4/2018). (Surya/Sha)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved