Serangan Bom di Surabaya

VIDEO: Begini Wujud Kendaraan 62 Motor dan 2 Mobil Pasca Kena Ledakan Bom Bunuh Diri di Surabaya

Polda Jatim memperlihatkan kendaraan yang jadi alat bantu pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo pada Selasa (15/05/2018).

TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Puluhan kendaraan hancur, korban bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo yang diamankan di Polda Jatim pada Selasa (15/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim memperlihatkan kendaraan yang jadi alat bantu pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo pada Selasa (15/05/2018).

Di antaranya ada dua kendaraan bermotor yang digunakan pelaku yang meledakkan diri di pintu masuk Polrestabes Surabaya.

Dua sepeda motor itu sempat terekam CCTV Polrestabes saat akan menerobos masuk gerbang penjagaan, sebelum meledakan diri dengan bom rompi.

Dua sepeda motor yang digunakan pelaku bom bunuh diri di pintu masuk Polrestabes Surabaya
Dua sepeda motor yang digunakan pelaku bom bunuh diri di pintu masuk Polrestabes Surabaya (TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO)

Keduanya berjenis Honda Beat nopol L 6629 NN dan satu Honda Supra bernopol L 3559 D yang saat ini barang bukti berada di Polda Jatim.

(Gereja GKI Diponegoro Sudah Bisa Dibuka untuk Umum, GPPS Masih Ditutup Total)

(Reaksi Tri Rismaharini Dengar Kabar Warga Tolak Pemakaman Pelaku Teror Bom 3 Gereja di Surabaya)

Adapula satu rongsokan mobil yang tampak masih memiliki besi ban depan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, benda itu merupakan mobil yang digunakan pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.

Mobil Avanza yang digunakan Dita, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Surabaya
Mobil Avanza yang digunakan Dita, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Surabaya (TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO)

Adapun barang bukti lainnya seperti kendaraan roda dua dan mobil di TKP kejadian.

"Jadi ini adalah barang bukti dari TKP kejadian, ada 62 roda dua di peledakan tiga gereja, 1 mobil di Polrestabes dan dua motor yang di pakai pelaku di Polrestabes Surabaya," jelas Kombes Frans Barung Mangera.

(Harapan Laurentcius Sang Pengurus Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya Usai Tragedi Bom)

(Pengakuan Tetangga Teroris, Sering Dengar Ketukan Aneh di Tengah Malam, dan Larang Anak Sekolah)

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved