Pilgub Jatim 2018

SBY Ingin Pilkada Berlangsung Damai, Minta Masyarakat Tak Tergoda Iming-Iming Politik Uang

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin agar pelaksanaan Pilkada di Jawa Timur

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Ani Yudhoyono, bersama Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa hadir dalam acara Silaturahmi dan Halal Bi Halal bersama ribuan alim ulama se Jawa Timur di Harris Convention Hall, Malang, Selasa (19/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM,MALANG - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin agar pelaksanaan Pilkada di Jawa Timur bisa berlangsung secara jujur, adil, dan damai.

Hal itu disampaikan SBY saat hadir dalam forum silaturahmi alim ulama se Jawa Timur di Harris Convention Hall, Malang, Selasa (19/6/2018).

Hadir pula di forum tersebut Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah INdar Parawansa.

Di depan ribuan kiai dn juga calon kepala daerah yang diusung Partai Demokrat, Presidwn RI yang ke-6 itu mengatakan pemilihan kepala daerah akan berlangsung delapan hari lagi. Baik untuk pemilihan bupati, walikota, maupun gubernur.

"Ikutilah pemilihan itu dengan niat yang baik. Pilih pemimpin dan wakil rakyat yang sungguh amanah, yang mencintai dan dicintai oleh umat yang sekaligus mencintai dan dicintai rakyat," kata SBY.

Baca: Yakin Khofifah Menang, SBY Pesankan Terus Dekat dengan Rakyat

Mereka adalah pemimpin yang akan mengemban amanah untuk lima tahun ke depan. Sehingga masyarakat juga harus cerdas dalam memilih.

"Untuk semua yang sedang berproses, jangan silau dan jangan tergoda oleh hal hal yang tidak patut dan bertentangan dengan hati nurani kita," kata SBY.

Ia berpesan juga pada masyarakat agar jangan sampai iming-iming yang diberikan harus ditebus dengan penyesalan lima tahun. Lantaran sudah memilih pemimpin yang bukan cakap dan yang tidak mencintai umat dan rakyat.

Begitu juga agar tidak memilih karena tergoda uang.

Baca: Asyik Selfie, Bapak dan Anak ini Hilang Ditelan Ombak Pantai Gedung Tumpang Tulungagung

"Kita ingin pemilihan yang damai, jujur dan adil. Maka semua dimuali dari diri kita sebagai pecinta dan pelaku demokrasi. Lakukan perhelatan ini untuk mencapai pemilu yang damai," tegasnya.

Ia berpesan, Tuhan dan masyarakat akan menjadi saksi dan sejarah akan mencatat apa yang bisa dilakukan untuk bisa menjadi contoh dalam perhelatan politik dan pemilu karena berlangsung secara damai, jujur dan adil.(Surya/Fatimatuz zahroh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved