Inilah Keuntungan Diresmikannya Tol Gempol - Pasuruan Seksi 2

- Peresmian Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) seksi 2 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Jumat sore,

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) seksi 2 yang mulai dioperasionalkan, pada Jumat (8/6/2018) pagi. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Peresmian Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) seksi 2 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Jumat sore, tampaknya akan membawa angin segar, apalagi bagi pengguna kendaraan roda empat atau lebih.

Seksi 2 ini menjadi pelengkap seksi 1 yang sudah beroperasional sejak satu tahun yang lalu. Praktis, tol gempas seksi 2 ini membuat perjalanan dari Gempol menuju Pasuruan lebih singkat.

Kenapa singkat, karena jarak tempuhnya lebih pendek dan tidak ada hambatannya sama sekali

Jika lewat jalur umum, pemudik bisa saja menempuh waktu lebih dari 45 menit dari Gempol - Pasuruan.

Itu bisa lebih lama tergantung kondisi jalan. Di sepanjang Gempol - Pasuruan ada beberapa titik kemacetan khususnya di kawasan Bangil.

Nah, jika melalui Tol Gempas ini, pemudik hanya butuh waktu 15 menit, tanpa hambatan dan bisa langsung tiba di Kota Pasuruan.

Baca: Presiden Jokowi Berharap Tol Gempol – Pasuruan Bisa Mempercepat Semuanya

Waktu tempuh itu pun tergantung kecepatan kendaraan yang digunakan. Semakin cepat memacunya, maka semakin singkat pula waktu tempuhnya.

Beberapa waktu lalu, Surya pun sempat mencoba Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) seksi 2 saat dibuka untuk fungsional arus mudik dan balik lebaran kemarin.

Menaiki mobil jenis LCGC, Surya naik gerbang Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) sekira pukul 07.00. Sekira 07.18, Surya sudah sampai di gerbang tol Gempas seksi 2 dan keluar di Sentra Mebel Bukir, Kota Pasuruan.

Ini menandakan adanya selisih waktu tempuh melalui tol dan jalur umum. Kondisi ini sangat menguntungkan sekali, bagi pengguna jalan yang sedang memburu waktu ataupun kesusu.

Baca: Polsek Tugu Menyita 205 Petasan Ukuran Jumbo Dari Warga Trenggalek

Selain itu, bisa menjadi alternatif saat jalur Pasuruan – Probolinggo, tepatnya di Kraton sedang direndam banjir.

Biasanya, jalur Kraton lumpuh saat banjir besar. Nah, dengan kehadiran tol ini, pengguna jalan tak perlu was-was akan ancaman macet akibat lumpuhnya Kraton yang direndam banjir.6

Hingga berita ini diturunkan, pihak tol belum memberikan kepastian tarif Rembang – Pasuruan. Hanya saja, jika mengacu pada aturan, tarif yang akan dibebankan sebesar Rp 1.000/Km. (lih)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved