Ovan Tobing Sayangkan Kerusuhan di Malang yang Libatkan Mahasiswa dengan Warga Setempat
Tokoh masyarakat Malang, Ovan Tobing, menanggapi adanya kerusuhan yang belum lama terjadi di Kota Malang.
Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tokoh masyarakat Malang, Ovan Tobing, menanggapi adanya kerusuhan yang belum lama terjadi di Kota Malang.
Ovan Tobing mengungkapkan rasa penyesalannya dengan adanya kerusuhan yang melibatkan sejumlah mahasiswa dengan warga setempat yang terjadi di sekitar Jalan MT Haryono, Dinoyo, Kota Malang, pada Minggu (1/7/2018) malam.
Meski tidak ada korban, Ovan Tobing mengatakan, kerusuhan tersebut seharusnya menjadi cambukan bagi masyarakat Malang.
Baca: Polisi Temukan Buku Bertuliskan ‘Bakar Daripada Ingat Saya’ di Kamar Mahasiswa yang Gantung Diri
"Harusnya kita malu kalau sampai ada kerusuhan di Malang," ucap Ovan Tobing, Senin (2/7/2018).
Ia menyayangkan adanya beberapa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Pendiri Aremania ini mengatakan, tidak seharusnya orang-orang mengambil sikap hakim sendiri dan tindakan emosional yang memancing adanya kerusuhan.
Baca: Jo Yu Ri Produce 48 Curi Perhatian Netizen karena Disebut Mirip Baekhyun EXO dan Choi Yoo Jung
Ovan Tobing berharap dengan adanya kasus ini bisa menjadikan pelajaran bagi masyarakat untuk menjaga perdamaian dan keamanan lingkungan, khususnya di Kota Malang.
"Tidak perlu sampai semuanya emosional dan ambil sikap sendiri. Karena, intinya kita bangga kalau di Malang aman dan malu kalau ada kerusuhan di Malang," jelas Ovan Tobing.
"Kita di Indonesia ini tergabung dari macam-macam suku dan agama dan tetap menjaga NKRI," pungkasnya.
Baca: Wali Kota, Kapolres dan Dandim Kawal Proses Mediasi Warga Malang dan Mahasiswa Papua
Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/suasana-mediasi-antara-aliansi-mahasiswa-papua_20180702_211032.jpg)