Kota Kediri Raih Penghargaan Terbaik se Jawa - Bali dalam TPID
Menjelang Hari Jadi Kota Kediri ke 1.139 mendapat kado istimewa. Kota Kediri berhasil mempertahankan predikat sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Menjelang Hari Jadi Kota Kediri ke 1.139 mendapat kado istimewa. Kota Kediri berhasil mempertahankan predikat sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik tingkat Kabupaten/Kota Kawasan Jawa-Bali.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan diterima Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis (26/7/2018).
Walikota Kediri yang biasa disapa Mas Abu mengatakan, keberhasilan dalam menekan tingkat inflasi di Kota Kediri karena TPID selalu menjaga 4K.
Di antaranya mulai dari kecukupan pasokan komoditas pangan, keterjangkauan harga pangan, kelancaran distribusi dan komunikasi publik yang efektif.
• Ombak Tinggi Capai 4 Meter, Nelayan Puger Masih Enggan Melaut
Mas Abu menjelaskan, ke depan Presiden RI menargetkan tingkat inflasi nasional di angka 1 atau 2 sehingga jika memiliki pertumbuhan ekonomi 5 koma, maka kedepan ada selisih 3 sehingga masyarakat bisa leluasa membelanjakan uangnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Mas Abu menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi yang tergabung dalam TPID seperti Bank Indonesia (BI), BPS, Bulog, Kadin yang telah telah bekerja keras menjaga kestabilan harga di Kota Kediri.
Termasuk juga para pemasok yang telah bekerja sama dengan TPID.
"Mudah-mudahan seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah dan masyarakat Kota Kediri terus bersinergi untuk menekan inflasi di Kota Kediri," harapnya.
Pada 2017 angka Inflasi Kota Kediri sebesar 3,44 persen lebih rendah dari inflasi Jawa Timur sebesar 4,04 persen dan inflasi Nasional sebesar 3,61 persen.
Tingkat inflasi lebih tinggi dibandingkan 2016 disebabkan faktor biaya listrik naik pada awal tahun.
• Polisi Masih Selidiki Kasus Penculikan Bocah 11 tahun di Sidoarjo
Karena pemerintah mencabut subsidi listrik pada Januari 2017 untuk pelanggan kategori 900 VA yang dianggap mampu. Pencabutan dilakukan secara bertahap pada Juni 2017 dengan total perubahan harga listrik hingga 33 persen.
Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi 6 persen di awal tahun. Termasuk kenaikan biaya perpanjangan STNK dengan perubahan harga mencapai 106 persen juga menyumbang inflasi.
Kategori dalam penghargaan ini yaitu TPID Terbaik tingkat Kabupaten/kota yang didapatkan Kota Padang, Kota Kediri, Kota Samarinda, Kota Makassar, dan Kota Ternate.
Sedangkan untuk Kategori TPID Terbaik tingkat Provinsi diraih oleh Provinsi Sumatra Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sedangkan Kategori TPID berprestasi tingkat Kabupaten / Kota diraih oleh Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Bangli, Kabupaten Banjar, Kota Bitung, Kabupaten Manggarai Timur.(dim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-kediri-tpid-kota-kediri-dapat-penghargaan_20180726_144907.jpg)