La Nyalla Meyakini Prabowo Bakal Kesulitan Kalahkan Jokowi

La Nyalla Mattaliti yang juga Ketua kamar dagang dan Industri Jawa Timur mengusulkan kepada Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama)

Tayang:
Editor: Yoni Iskandar
Surya/Yony Iskandar
Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattaliti bersama KH Tijani Robet Saifunnawas atau Gus Robert di Ndalem Ploso Kediri. 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - La Nyalla Mattaliti yang juga Ketua kamar dagang dan Industri Jawa Timur mengusulkan kepada Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) untuk tidak merekomendasikan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019 mendatang.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Ijtima Ulama yang diselenggarakan GNPF Ulama di Hotel Peninsula, Slipi Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018) malam.

"Saya hanya menyampaikan kepada GNPF, pilihlah pemimpin yang sesuai sesuai dengan tujuan para ulama," kata mantan Ketua Umum PSSI ini.

La Nyalla Mattaliti meyakini bila Prabowo kembali diusung sebagai calon presiden dan akan bertarung dengan petahana Joko Widodo menurutnya bakal kalah jauh.

"Saya yakin (Prabowo) enggak akan bisa (kalahkan Jokowi). Kita sudah tau lah, sudah tahu siapa Prabowo kan. Susah mau menang dari mana," ungkapnya.

Kanwil Kemenag Jatim Tindak Tegas KBIH yang Palsukan Dokumen Jemaah, Sanksi Berupa Pencabutan Izin

La Nyalla tak menjelaskan secara detail apa alasan dia yakin Prabowo kalah lawan Jokowi. Meski demikian, dia menyarankan Prabowo untuk menjadi King Maker dibalik koalisi yang diusung para ulama.

"Pak Prabowo orang tua kita, berikan kesempatan pada yang muda-muda untuk maju. Kalau pak Prabowo lagi lawan pak Jokowi, kalau saya kasihan pak Prabowo energinya habis," tegasnya.

La Nyalla Divonis Bebas Tahun Lalu, Kejari Surabaya Belum Terima Salinan Putusan Hingga Kini

Tokoh alternatif, dia pun menyarankan untuk mencalonkan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Kita lihat nanti, kita serahkan pada para ulama, apa keputusannya," tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved