Keberadaan Striker Asing Dinilai Tak Berkaitan dengan Kurangnya Jumlah Striker Lokal

Argumen kurangnya penyerang lokal Indonesia dalam skuat sepak bola akibat banyaknya penyerang asing dibantah oleh Haris Thofly.

Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari | Editor: Agustina Widyastuti
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua Askot PSSI Malang, Haris Thofly saat ditemui TribunJatim.com, Senin (11/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Argumen kurangnya penyerang lokal Indonesia dalam skuat sepak bola akibat banyaknya penyerang asing dibantah oleh Haris Thofly.

Pegiat sepak bola Kota Malang ini mengatakan, jika keberadaan penyerang asing mempengaruhi jumlah penyerang lokal.

"Bukan berarti kekurangan penyerang lokal saat ini karena adanya striker asing. Tidak ada hubungannya. Jangan salahkan pemain asing kalau penyerang lokal kita tidak berkembang," ujar Haris, Rabu (15/8/2018) lalu.

Jelang Hadapi Laos, Kapten Timnas U-23 Indonesia: Jangan Sekali-kali Hina Nama Negara Saya!

Menurut Haris, para pemain asing yang bermain di kompetisi Indonesia memiliki peran besar untuk mentransfer ilmu kepada pemain lokal.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Malang tersebut menilai keberadaan penyerang asing penting bagi proses pembelajaran sosial untuk pemain lokal.

Dalam hal ini, pemain lokal dapat meniru permainan pemain asing sebagai proses tambahan ilmu.

"Ketika mereka berkompetisi di Indonesia, pemain-pemain kita akan belajar dan melihat secara langsung. Ini adalah hal yang sangat bagus," ucap Haris.

"Artinya, mereka bisa belajar dengan cara meniru para pemain asing," tambahnya.

Jaga Kondisi Pemain saat Jeda Kompetisi Liga 1, Pelatih Arema FC Siapkan Agenda untuk Tim

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved