Asyik Pesta Berjamaah, 31 Pemuda Gresik Keracunan Miras Oplosan, Tiga Orang Meregang Nyawa

Tiga orang meregang nyawa setelah puluhan pemuda di Gresik menggelar pesta miras secara berjamaah.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Mujib Anwar
TribunJatim.com/ Ahmad Zaimul Haq
Puluhan pemuda di Gresik yang jadi korban keracunan miras oplosan, saat dirawat di RSUD Dr Soetomo, Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan warga Bulakan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik dirawat intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya lantaran diduga karena keracunan minuman keras (Miras) oplosan.

Informasinya, sebanyak lebih dari 31 orang pemuda dikabarkan menjadi korban pesta miras oplosan. Miras oplosan ini bahkan telah merenggut tiga korban jiwa.

Kepala Humas RSUD dr Soetomo, dr Pesta Parulian mengatakan saat ini pihaknya telah menerima sebanyak 28 orang pada Minggu, (19/8/2018) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

"Sekarang menjadi 27 pasien karena satu orang telah meninggal," ujarnya saat dihubungi Surya (Grup Tribunjatim.com), Minggu (19/8/2018).

Tiap Bulan Rutin Setubuhi Pacarnya yang Siswi SMA di Villa, Irsa Ganti Rasakan Pengap Penjara

Menurutnya, semua pasien merupakan warga Kabupaten Gresik. Dari kartu identitasnya rata-rata korban miras oplosan ini usianya sekitar 28 tahun hingga 25 tahun.

Diduga para korban keracunan miras saat menghadiri pestaa ulang tahun.

"Satu korban meninggal di RSUD dr Soetomo dan dua korban meninggal di rumah sakit Gresik," bebernya.

Hingga saat ini puluhan korban masih dirawat di ruang IGD RSUD dr Soetomo. Rencananya, ada tiga pasien miras oplosan masih dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Sedangkan, hasil diagnosa dokter dan gejala klinis korban keracunan miras oplosan yakni berupa zairan yang mengandung Metahnol. Korbannya minum miras oplosan merek Vodka.

Jadi Peserta Upacara 73 Tahun Kemerdekaan, 30 Mantan Napi Teroris di Lamongan Sebar Ekspresi Unik

"Korban mengalami pusing mual dan pusing, ada korban pengelihatannya sudah sedikit kabur itu yang cukup parah," ujarnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan korban diduga keracunan miras oplosan kini di rawat di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Pihaknya telah menidaklanjuti adanya kasus miras oplosan yang telah merenggut korban jiwa ini

"Kita akan jadikan rujukan samplenya dari muntahan maupun sisa makanan. Terpentin mereka (korban) sehat dulu," tegasnya. (Surya/Mohammad Romadoni)

Gunung Butak Terbakar, Begini Kesaksian Menegangkan Pendaki yang Jadi Saksi Mata

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved