Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pemerintah Australia Borong Indomie hingga Rp 5,6 Miliar untuk Makan Napi, ini Syarat Mendapatkannya

Pemerintah Australia menghabiskan dana lebih dari setengah juta dolar untuk membeli Indomie bagi narapidana (napi).

Penulis: Anugrah Fitra Nurani | Editor: Ani Susanti
Kontan/Muradi
Salah satu produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) Indomie. 

TRIBUNJATIM.COM – Indomie menjadi produk mie instan popular di tanah air maupun internasional.

Produk yang mengedepankan nama Indonesia ini pun terbukti dinikmati warga negara lain, mulai dari tanah Afrika, Eropa, Amerika serta negara-negara di Asia timur.

Bagaimana tidak, produk ini memang menyajikan sajian mie instan yang enak ditambah dengan harga yang terjangkau.

Hal ini turut dimanfaatkan pemerintah Australia.

5 Fakta Baru Kematian Faldy Albar, Terungkap Penyakitnya hingga Kehadiran Fachri Albar di Pemakaman

Dilansir TribunJatim.com dari Daily Mail, pemerintah Australia menghabiskan dana lebih dari setengah juta dolar untuk membeli Indomie bagi narapidana (napi).

Tak hanya itu, mereka juga membeli cokelat, permen lolipop dan makanan ringan lainnya hingga hampir satu juta dolar.

Media Australia, 9News memberitakan bahwa angka total pengeluaran pemerintah untuk membeli Indomie adalah 523.494 dolar.

Jumlah tersebut setara dengan Rp 5.616.732.061 dengan kurs perbandingan 1 dolar Australia Rp 10.729,32.

Dana ini kabarnya dibelikan pasokan Indomie selama dua tahun.

Efek Jonatan Christie Lepas Baju, Para Atlet Asian Games ini Ikut Perang Tanding Perut Six Packs

Pihak pengelola lapas mengungkapkan kepada 9News bahwa mie instan dan makanan ringan tersebut tak diberikan secara cuma-cuma.

Narapidana yang telah bekerja atau bersikap baik akan mendapatkan token yang bisa ditukar dengan makanan yang mereka inginkan.

Pihak Lapas mengklaim kebijakan tersebut menyelamatkan keuangan Lapas.

Kebijakan terkait pemidanaan orang sebelumnya membuat anggaran makan napi semakin melonjak.

Dengan Indomie dan makanan ringan lainnya, anggaran konsumsi bisa ditekan dan jadi lebih hemat.

Ingin Investasi Saham di Tahun Politik? Simak Tips Memilihnya!

Namun Jaksa Agung dari pihak oposisi pemerintah Australia, Victoria John Pesutto mengkritik kebijakan Lapas ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved