Seminggu Pameran di Surabaya, Apollo Targetkan Vivo Seri V11 Laku 500 Unit hingga Akhir Bulan
Vivo seri V11 resmi masuk di Indonesia, termasuk Surabaya dan sudah dapat dipesan melalui pameran dan sistem pre-order.
Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Ani Susanti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Vivo seri V11 resmi masuk di Indonesia, termasuk Surabaya dan sudah dapat dipesan melalui pameran dan sistem pre-order.
Satu di antaranya dapat melalui Apollo Gadget Store, yang pamerannya digelar mulai 12 hingga 19 September 2018.
Owner Apollo Gadget Store, Irwan Harianto mengatakan, selama masa pameran dan pre-order Vivo seri V11, pihaknya menargetkan sebanyak 500 unit ponsel mampu terjual.
"Target kami 500 unit itu sampai akhir bulan ini. Sampai saat ini, kami sudah mengantongi 100 unit yang sudah pre order. Mayoritas yang pesan Vivo V11 Pro sebesar 80 persen, sisanya yang V11 reguler," ujarnya di Apollo Gadget Store Pasar Atom Mall, Senin (17/9/2018).
• Pasar Smartphone Premium Terus Tumbuh, Vivo Targetkan Seri V11 Laku 100 Unit di Surabaya
Di jaringan Apollo sendiri, Irwan mengatakan, kontribusi Vivo terhadap total penjualan Apollo dinilainya cukup besar , yakni sekitar 10-11 persen dan menduduki posisi keempat setelah Xiaomi dan Oppo.
"Sehingga dengan adanya Vivo ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan brand Vivo di Apollo. Apalagi pasar kelas menengah ini kan seru ya, banyak brand smartphone yang gencar membidik segmen kelas menengah ini," katanya.
Untuk menggairahkan konsumen, pihaknya juga menyediakan sistem cicilan tanpa menggunakan kartu kredit dan bunga cicilan 0 persen selama enam bulan selama pameran.
• Alami Body Shaming, Rina Nose Posting Caranya Tanggapi Komentar Netizen: Gue Mah Gitu Orangnya
City Manager Home Credit Surabaya, Fakhrunnas Irfany menjelaskan, apabila masyarakat akan melakukan pembelian dengan sistem cicilan, masyarakat cukup menyerahkan KTP dan dokumen lainnya, seperti SIM.
Dia mengakui, sistem cicilan tanpa kartu kredit dan bunga 0 persen selama enam bulan itu menjadi program andalan yang banyak diminati masyarakat.
"Jadi, dengan program andalan ini kami berharap pasar smartphone akan terus berjalan dan tumbuh," uacapnya.
Hingga saat ini, dikatakan Fakhrunnas, Home Credit menyediakan pembiayaan handphone sekitar Rp 12,5 miliar setiap bulan untuk wilayah Surabaya.
"Kalau gadget sendiri dari total keseluruhan pembiayaan Home Credit itu sekitar 65 persen dan per Agustus lalu, permintaan pembiayaan handphone Vivo terus meningkat. Malah sekarang menjadi urutan kedua setelah Oppo," tambahnya.