Rumah Politik Jatim
Bupati Bojonegoro Anna dan Wabup Wawan Siap Lakukan Audit Keuangan
Bupati Bojonegoro Anna Muawannah bekomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih selama memimpin Kabupaten Bojonegoro.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bupati Bojonegoro Anna Muawannah bekomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih selama memimpin Kabupaten Bojonegoro.
Dalam wawancara bersama Surya (Tribunjatim.com)usai dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Senin (24/9/2018), Anna mengatakan, ia ingin menerapkan sistem pemerinahan yang transparan, dan terukur selama lima tahun ke depan.
Hal itu akan membuat pemerintahannya bersama Rudi Irawanto terhindar dari tindakan yang mungkin salah atau menyalahi aturan sehingga terkategorikan sebagai tindakan korupsi.
"Kita ingin program yang kita galakkan itu tepat guna dan tepat sasaran," kata Anna Muawannah kepada Tribunjatim.com.
Ia juga sudah menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan organisasi pemerintah daerah yang saat ini dan menyamaikan tentang pentingnya menjalankan pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi.
• Gede Widiade Kritik Kerja Panpel Persib Bandung usai Insiden Tewasnya Satu The Jakmania
"Dan di daerah oami ada sebanyak 80 aplikasi yang terintegrasi yang akan membuat jalannya pelayanan publik transpraran dan terukur," tegas Anna kepada Tribunjatim.com.
Wanita yang juga pengurus PP Muslimat NU sebagai Sekretaris IV ini menegaskan sistem IT memang hanya sebagai instrumen.
Lebih dari itu, sistem IT ini juga akan membangun kebiasaan para aparatur sipil negara untuk mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
"Tujuannya tentu adalah supaya kerja kita itu transparan. Dan agar outputnya terarah memang butuh akuntabilitas," ucap politisi PKB yang juga mantan anggota DPR RI tiga periode ini.
• Hukuman Untuk Cristiano Ronaldo Bakal Diumumkan UEFA 27 September 2018
Di sisi lain, Wabup Budi Irawanto, mengatakan fenomena ASN yang banyak melakukan korupsi. Ia mengatakan pihaknya di awal pemerintahan akan melakukan audit pada pegawainya. Semua pegawai harus nol posisinya.
"Artinya kita masuk harus zero posisinya. Dan setelah itu kita benahi misal ada ASN yang nakal," ucapnya. Menurut Wawan butuh ketegasan dalam memimpin agar semua pemerintahan bisa berjalan sesuai aturan. (Tribunjatim.com/Fatimatuz zahroh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-bojonegoro-anna-muawanah-bupati-bojonegoro-dan-keluarga_20180924_172817.jpg)