Perhari Dikerjakan Dua Jam, Mulai Oktober Tak Ada Lagi Bottle Neck Jalan Ahmad Yani Surabaya
Penyempitan ujung jalan atau bottle neck di Jalan Ahmad Yani Surabaya di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya dipastikan akan segera terurai.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyempitan ujung jalan atau bottle neck di Jalan Ahmad Yani Surabaya di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya dipastikan akan segera terurai.
Pemerintah kota Surabaya sudah mendapatkan pihak ketiga yang akan melakukan pemasangan block rel di di jalur kereta api untuk membuka penyempitan jalan di ujung jalan Ahmad Yani Surabaya ini.
Di lapangan berdasarkan pengetahuan Surya/ Tribunajtim.com puluhan block rel sudah tampak tersedia di sekitar rel dan siap dilakukan pemasangan.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan, pengusaha yang bisa menggarap proyek itu sudah didapatkan melalui sistem penunjukan langsung.
• Polres Bangkalan Gulung 10 Pelaku Narkoba dari Pengedar Hingga Pemakai
"Sudah ada, kemarin kita baru saja lakukan penunjukan langsung. Karena sudah kita lelang empat kali akhirnya nggak ada yang daftar sama sekali, sehingga kita lakukan penunjukan langsung," kata Erna kepada Tribunajtim.com, Selasa (25/9/2018).
Dikatakan Erna, saat ini memang tak banyak petugas yang tampak melakukan pembenahan di lokasi. Sebab dikatakan Erna, Pemkoy hanya diberikan waktu sebanyak dua jam per hari untuk mengerjakan proyek.
"Izinnya dari PT KAI hanya dua jam per hari mengerjakannya. Jadi petugas hanya kerja dua jam. Lalu, juga kita masih menunggu semua block rel nya datang. Masih belum datang semua itu," ucap Erna.
Alumni Teknik Lingkungan ITS Surabaya ini menegaskan bahwa sistem penunjukan lansung ini sesuai aturan. Dan spesifikasi dari block rel sudah mengikuti apa yang disyaratkan oleh PT KAI.
"Oktober ini insyaallah sudah selesai. Kita komitmennya begitu," tambahnya.
Lebih lanjut proyek pelebaran bottle neck Jalan Ahmad Yani tersebut sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu.
Pemkot Surabaya bahkan sudah melakukan pembangunan pos kereta api yang dimundukan sekitar sembilan meter ke belakang untuk membuka lebar jalan. Pintu palang kereta api juga sudah ditambah lantaran adanya penambahan lebar jalan.
• Pengakuan Sule pada Pria yang Bersama Lina, Ceritakan Juga Sikap Istrinya hingga Berikan Pesan Tegas
Jika block rel ini sudah dipasang, maka lebar jalan akan bertambah tiga lajur. Yang dipastikan akan menambah lajur jalan dan menghilangkan penyimpitan bottle neck.
Di sisi lain Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, tidak ada yang salah dalam penunjukan langsung pengerja proyek lantaran sempat disinggung DPRD.
"Penunjukan langsung dalam aturan itu ada mekanismenya. Kalau sudah dilelang dan gagal sampai empat kali maka bisa langsung ditunjuk," katanya. (Tribunajtim.com /Fatimatuz zahroh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-depan-rsi-surabaya_20180925_181301.jpg)