Dini dan Dua Teman Prianya Sedang Teler Saat Digerebek Anggota Polsek Sedati

Dini Puspa, perempuan 25 tahun asal Desa Pulungan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo masih dalam keadaan fly atau masih teler saat digerebek petugas Reskrim

Dini dan Dua Teman Prianya Sedang Teler Saat Digerebek Anggota Polsek Sedati
M Taufik/Surya
tiga tersangka sabu-sabu saat di Polsek Sedati 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Dini Puspa, perempuan 25 tahun asal Desa Pulungan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo masih dalam keadaan fly atau masih teler saat digerebek petugas Reskrim Polsek Sedati.

Bersama dua teman prianya, Antoni (20) warga Griya Candramas Pepe, Sedati, dan Adam Prasetyo (19), warga Perum Jaya Land, Pepe, Sedati, mereka baru saja berpesta narkoba.

Mereka ditangkap polisi saat berada di rumah Adam.

"Petugas mendapat laporan ada pesta narkoba di rumah tersebut, kemudian dilakukan penggerebekan," kata Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta, Jumat (23/11/2018).

Penggerebekan itu dilakukan setelah polisi mengintai di sana beberapa hari. Hal ini untuk membuktikan laporan yang masuk bahwa kerap ada pesta narkoba yang dilakukan para pemuda itu.

Gisel Namai Gading Marten Pakai Sebutan Ini di Kontak HP-nya, Terungkap 2 Minggu Sebelum Gugat Cerai

"Ketika petugas datang, para tersangka ini masih dalam kondisi teler usai mengonsumsi sabu-sabu. Namun, saat ditanya petugas mereka terus mengelak," sambung Kapolsek.

Kepada polisi, mereka mengaku hanya sedang bermain karena ketiganya adalah teman akrab. Namun polisi tidak percaya begitu saja, karena saat itu ketiganya ditemukan dalam kondisi teler.

Polisipun langsung melakukan penggeledahan terhadap ketiga tersangka. Dan hasilnya, ditemukan satu poket sabu seberat 0,32 gram di saku celana dalam rumah tersebut.

Kecewa Cuma Diundang Lewat WhatsApp, Fadli Zon Tak Hadiri Pelantikan KSAD Andika Perkasa

Mereka pun tak bisa mengelak. Akhirnya mengaku barang itu merupakan sisa sabu yang telah mereka konsumsi sebelumnya. Dan ketiganya pun hanya bisa menurut saat digelandang ke kantor polisi.

Dini dan dua rekannya itupun harus mendekam di dalam penjara. Sementara polisi masih berusaha mengembangkan kasus ini, utamanya mencari bandar yang menyuplai narkoba ke para pemuda ini.

"Masih pengembangan, dari siapa narkoba didapat dan kemungkinan adanya jaringan narkoba di balik para tersangka ini," tandas mantan Wakasatlantas Polresta Sidoarjo tersebut.(ufi/TribunJatim.com)

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved