Malam Tahun Baru Identik dengan Pesta Kembang Api, Dari Mana Asal Warnanya? Berikut Penjelasannya
Perayaan malam tahun baru identik dengan pesta kembang api yang memiliki warna beraneka ragam.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perayaan malam tahun baru identik dengan pesta kembang api yang memiliki warna beraneka ragam.
Namun, tahukah kalian dari mana asal warna-warna yang diperlihatkan ketika kembang api itu meletup di udara?
Ahli kimia analitik Universitas Airlangga, Dr rer nat Ganden Supriyanto MSc, ungkap bahwa warna-warna pada kembang api itu berasal dari senyawa logam yang terkandung di dalam kembang api.
"Kembang api bisa berwarna-warni karena mengandung logam yang kalau terbakar bisa berwarna," tutur Ganden Supriyanto.
• 16 Pantun Ucapan Selamat Tahun Baru 2019 Terpopuler, Bagikan di WhatsApp, Facebook dan Instagram
Untuk warna biru, tutur Ganden Supriyanto, senyawa logam yang dibutuhkan adalah logam tembaga (Cu).
Merah, lanjutnya, karena ada senyawa logam stronsium (Sr).
Kemudian kuning, tutur Ganden Supriyanto, karena adan kandungan senyawa natrium (Na) dan hijau karena mengandung barium (Ba).
Seperti cat, warna-warna kembang api juga dapat dihasilkan dari percampuran dua senyawa logam yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ahli-kimia-analitik-universitas-airlangga-dr-rer-nat-ganden-supriyanto-msc.jpg)