TribunWiki

Penting! 4 Tips Aman Berkendara Motor Saat Banjir, Perhatikan Tarikan Gas hingga Waktu Ganti Oli

TribunJatim.com akan membagikan tips aman berkendara motor saat banjir. Simak info lengkapnya dalam TribunWiki berikut ini ya!

Penting! 4 Tips Aman Berkendara Motor Saat Banjir, Perhatikan Tarikan Gas hingga Waktu Ganti Oli
SURYA/M TAUFIK
Ilustrasi - Jalan Tambaksawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo, banjir, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim. com, Kukuh Kurniawan.

TRIBUNJATIM, SIDOARJO - Memasuki puncak musim penghujan menyebabkan beberapa titik jalan raya tergenang banjir.

Dengan ketinggian banjir yang bervariasi membuat pengendara roda dua atau motor harus ekstra waspada melewatinya.

Karena bila salah perhitungan malah bisa membuat motor mogok bahkan dapat merusak mesin.

Nah, TribunJatim.com akan membagikan tips aman berkendara motor saat banjir.

Simak info lengkapnya dalam TribunWiki berikut ini!

TIPS: Ingin Aman dari Jambret? Terapkan Lima Hal Berikut, Waspada dan Jangan Main Ponsel di Jalan!

1. Pastikan genangan air di jalan tidak sampai melebihi knalpot

Selalu periksa apakah genangan air di jalan yang kamu lewati melebihi knalpot atau tidak.

Kalau terlihat melebihi knalpot, lebih baik mencari jalur lain daripada nekat menerabasnya.

Service Advisor Delta Sari Agung Motor Sidoarjo, Feri mengatakan, ada kemungkinan air bisa masuk ke ruang pembakaran melalui knalpot.

Kalau air sudah masuk hingga ke ruang pembakaran, maka fatal akibatnya.

Yakni meyebabkan piston  macet dan mau tidak mau harus turun mesin.

"Apalagi di beberapa tipe kendaraan tidak memiliki lubang pembuangan air di knalpot. Jadi air yang seharusnya terbuang malah mengendap dan tersedot ke ruang pembakaran," terangnya kepada TribunJatim. com, Senin(28/01/2019).

Ternyata Benda-benda Ini Bisa Sebabkan Mobil Terbakar, Apa Saja Ya?

2. Untuk tipe matic dan bebek, pastikan air tidak sampai merendam bagian CVT dan cop busi

Feri menjelaskan, genangan air yang merendam bagian CVT atau belt penggerak sepeda motor matic bisa menyebabkan selip.

"Membuat kendaraan kalau digas seperti tertahan. Kalau lama kelamaan dibiarkan bisa merusak komponen lainnya. Untuk motor bebek pastikan cop busi dalam keadaan bagus. Karena kalau cop busi sobek sedikit saja, bisa membuat pengapian di busi mati, akhirnya motor dapat mogok," ujarnya.

5 Rekomendasi Tempat Nobar Pertandingan Sepak Bola yang Asyik di Surabaya, Warkop hingga Cafe!

3. Pastikan tarikan gas konstan

Meski dirinya tak menyarankan, namun apabila tak ada pilihan dan harus menerobos banjir, maka kendarailah motor dengan tarikan gas konstan.

"Jangan naik turun kecepatan. Kalau memang kecepatan hanya di 20 km/jam ya bertahan saja di kecepatan segitu. Karena kalau gas ditutup langsung, air bisa tersedot masuk lewat knalpot. Kalau digas konstan kan ada tekanan balik dari knalpot jadi air yang mau masuk ke knalpot terbuang keluar," tambahnya.

10 Smartphone RAM 4GB Harga Mulai Rp 2 Jutaan di Plaza Marina Surabaya, dari Samsung hingga OPPO

4. Segera ganti oli apabila sudah melewati genangan air melebihi knalpot

Feri menjelaskan, tips keempat ini wajib dilakukan.

Karena bisa saja meski mesin tidak mogok, namun oli dalam mesin sudah tercampur air.

"Jika dilihat, oli yang tercampur dengan air berwarna seperti kopi susu. Kalau sudah begitu langsung saja ganti oli saja , baik oli mesin atau gardan. Kalau dibiarkan bisa merusak komponen mesin lainnya dan tambah bikin mahal ongkos perbaikan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved