Normalisasi Selokan, Satpol PP Kota Surabaya Bongkar Lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan

Satpol PP Kota Surabaya melakukan penertiban lapak PKL yang berdiri di atas penutup selokan di sepanjang Jalan Gembong Tebasan, Rabu (30/1/2019).

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ani Susanti
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Situasi pembongkaran lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan, Surabaya, Rabu (30/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satpol PP Kota Surabaya melakukan penertiban lapak PKL yang berdiri di atas penutup selokan di sepanjang Jalan Gembong Tebasan, Rabu (30/1/2019).

Penertiban itu bertujuan untuk normalisasi selokan buntu karena tersendat tumpukan sampah.

Rencananya, beberapa penutup selokan di sisi utara dan selatan sepanjang 300 meter di Jalan Gembong Tebasan akan dibongkar.

Setelah dibongkar akan dilakukan pembersihan dan pengambilan sampah oleh Petugas DKRTH.

Setelah saluran selokan bersih, selokan akan ditutup kembali oleh Petugas Dinas PU Cipta Karya.

"Itukan tertutup. Setelah kami buka ternyata memang tersumbat. Selain itu ada beberapa pohon tua akarnya juga menyumbat saluran," kata Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Masyarakat Satpol PP  Kota Surabaya, Saiful Iksan pada TribunJatim.com.

Bobol Gudang Barang Milik Mantan Majikan, Pria Surabaya Ditangkap Polisi, Hasil Curian Dijual Online

Saiful Iksan menambahkan, petugasnya juga melakukan pembongkaran bangunan lapak PKL yang terbukti berdiri di atas selokan ataupun menjorok ke arah selokan.

"Kami lakukan pembongkaran bangunan yang menjorok atau berdiri di penutup selokan. Kami hanya tertibkan itu saja," tambahnya.

Namun, upaya penertiban yang dilakukan Satpol PP sempat mendapat penolakan.

Beberapa PKL ada yang memilih bersikap kooperatif dengan cara membongkar sendiri bangunan lapaknya.

BREAKING NEWS, Vanessa Angel Resmi Ditahan Polda Jatim usai Diperiksa sebagai Tersangka

Azizah, seorang PKL pakaian bekas, mengaku memilih membongkar penutup atap bangunan lapaknya.

Ia mengaku khawatir kalau beberapa bagian bangunan lapaknya yang masih terbilang bagus bakal rusak terkena alat berat yang digunakan Satpol PP.

"Saya bongkar sendiri aja, biar bisa ambil barang yang bagus-bagus," tukas Azizah.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved