Polres Malang Kota Tilang 185 Kendaraan Bermotor Saat Perayaan Imlek

Polres Malang Kota telah menilang sebanyak 185 kendaraan hasil dari operasi pada perayaan Imlek 2019 pada Selasa (5/1/2019).

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/RIFKY EDGAR
Petugas kepolisian saat melakukan operasi kendaran bermotor di Bundaran Jalan Bandung Kota Malang pada Selasa (5/1/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polres Malang Kota telah menilang sebanyak 185 kendaraan hasil dari operasi pada perayaan Imlek 2019 pada Selasa (5/1/2019).

Operasi tersebut digelar dibeberapa kawasan yang ada di Kota Malang guna menekan angka kecelakaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Turjawali Polres Malang Kota, Ipda Luhur Santoso kepada SURYAMALANG.COM, pada Selasa (5/1/2019).

Menurutnya, operasi yang bertajuk Sistem Potensial Point Target (SPPT) digelar untuk mendukung Decade of Action for Road Safety.

"Operasi akan kami lakukan rutin sebulan ini hingga tanggal 28 Febuari 2019 mendatang," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (5/1/2019).

Selain untuk menekan kasus kecelakan, dalam operasi yang digelar di Bundaran Jalan Bandung itu juga untuk mengimbau masyarakat agar tertib dalam berlalulintas.

Dul Jaelani Bicara Khusus tentang Mulan Jameela, Tante Sudah Temani Ayah, Saya Kok Jadi Kangen Juga

Siti Badriah dan Krisjiana Baharudin Akan Menikah Setelah Idul Fitri, Tunangan Bulan Februari 2019

Merayakan Tahun Baru Imlek, Ciputra Waterpark Bagi Angpao Marchandise dan Mandi Busa

Setidaknya, ada tujuh imbauan yang dilakukan dalam giat penindakan pelanggaran tersebut.

Diantaranya ialah tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, berkendara melebihi bata kecepaan dalam mengemudi, mengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol, pegemudi yang ada di bawah umur.

Serta, menggunakan ponsel ketika berkendara, melawan arus dan mengemudi dalam keadaan mabuk atau pengaruh Narkotika.

"Imbauan itu tetap sama seperti pada Operasi Zebra Semeru 2018 kemarin," ujarnya.

Kata Luhur, sejak tanggal 1 Febuari kemarin, petugas dilapangan telah mengamankan setidaknya 115 kendaraan perhari dari lima Polsek yang ada di wilayah Kota Malang.

Walaupun jumlah angka kecelakaan telah menurun, Luhur mengatakan, akan tetap memberikan imbauan agar masyarakat semakin taat dalam berlalu lintas.

"Imbauan akan terus kami berikan kepada masyarakat agar mereka bisa meningkatkan ketertiban di dalam berlalulintas. Dengan hal itu, maka angka kecelakaan pasti akan menurun," ujarnya.

Sementara itu, seorang warga yang kena tilang Achmad Subandi mengatakan, bahwa dirinya tak tahu dengan adanya giat operasi tersebut.

Ia lupa tak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat ditanya oleh petugas dilokasi razia.

"Ini tadi mau ketemuan sama teman saya di daerah rampal. Saya tidak tahu kalau hari ini ada cegatan (razia)," pungkasnya. (Rifky Edgar/TribunJatim.com).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved