Gedung SD Tidak Berfungsi, PN Gresik Putuskan Tergugat Bupati Gresik untuk Kembalikan ke Ahli Waris

Gugatan Murtafaqoh warga dusun Banyutami terhadap Kepala Desa Banyuwangi Kecamatan Manyar dan Bupati Gresik akhirnya dimenangkan.

Gedung SD Tidak Berfungsi, PN Gresik Putuskan Tergugat Bupati Gresik untuk Kembalikan ke Ahli Waris
SURYA/SUGIYONO
MANGKRAK - Bangunan gedung SD Negeri di Desa Banyuwangi Kecamatan Manyar mangkrak tidak dipakai. Tanah yang ditempati digugat oleh ahli warisnya, Jumat (7/12/2018). 

Dari putusan itu, majelis hakim PN Gresik siap untuk mengeksekusi lahan tersebut jika pihak tergugat tidak mengosongkan lahan setelah putusan pengadilan.

Atas putusan itu, pihak tergugat diberi kesempatan untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya jika tidak puas atas putusan PN Gresik.

"Waktu banding bisa dilakukan oleh tergugat ke pengadilan tinggi Surabaya," katanya.

Mendengar putusan tersebut, keluarga Murtafaqoh, melalui Luthfi kuasa hukumnya mengatakan bersyukur, sebab tanah almarhum orang tuanya bisa kembali ke keluarga.

Kepala Dinas Kominfo Tulungagung Dipanggil Polisi Terkait Kasus Akun Penyebar Hoaks dan Kebencian

Sebab, tanah tersebut dipinjam untuk gedung Inpres pada 1978.

"Ini tanah hak rakyat harus dikembalikan. Sebab, dulu, pihak keluarga hanya diminta meminjamkan lahannya untuk dibangun gedung Inpres atau sekolah dasar. Sekarang, sekolah itu sudah tidak berfungsi dan rusak sehingga harus dikembalikan ke ahli warisnya," kata Luthfi.

Sementara kuasa hukum tergugat, Muklis dari bagian Hukum Pemkab Gresik mengatakan akan koordinasi dengan pimpinan atas putusan majelis hakim.

"Saya sampaikan dulu ke pimpinan. Saya tidak bisa mengambil keputusan," kata Muklis, sambil meninggalkan ruang sidang. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved