Kilas Balik

Kekhawatiran SBY Saat Tahu Ramalan Soal Pilpres 2004, Sampai Berharap Kabar Itu Tidak Pernah Ada

Begitu tahu soal ramalan tersebut, SBY langsung terdiam. Dia tidak berharap ada berita semacam itu

Kekhawatiran SBY Saat Tahu Ramalan Soal Pilpres 2004, Sampai Berharap Kabar Itu Tidak Pernah Ada
TRIBUN JATENG/ TRIBUN KALTIM
SBY dan ilustrasi ramalan 

Terkait perjalanannya saat menghadapi pilpres, SBY mengaku memiliki sebuah cerita.

Cerita itu disampaikannya dalam bukunya yang berjudul "SBY Selalu Ada Pilihan", terbitan Kompas tahun 2014 lalu.

Dalam buku itu, SBY mengungkapkan kisahnya saat dia maju sebagai capres pada Pilpres 2004.

Hotman Paris Bocorkan Undangan Syahrini, Rencana Resepsi Terungkap, Akan Ada Pesta di Indonesia?

Kolase SBY dan ilustrasi siluet orang
Kolase SBY dan ilustrasi siluet orang (TRIBUNNEWS/ TRIBUN PALEMBANG)

Natasha Wilona Jawab Gosip Kedekatan dengan Anak Hotman Paris, Singgung Masa Sebelum Pacari Verrell

Saat itu, SBY baru saja sampai di Makkah untuk menjalankan ibadah umrah.

Tepatnya, ketika itu SBY baru saja melakukan tawaf, dan sai di Masjidil Haram.

Namun, tiba-tiba saja SBY mendapatkan telepon dari seorang pendukungnya.

SBY menyebut, orang itu juga termasuk tim suksesnya yang memiliki peranan yang menonjol.

Ketakutan Soekarno Saat Istana Dikepung Pasukan Liar Jelang Lahirnya Supersemar, ke mana Soeharto?

Orang itu menyampaikan kepada SBY, ada berita yang kurang bagus.

"Menurut Pak A (dia sebut nama seseorang yang terkenal sebagai paranormal yang hebat, karena ramalan-ramalannya sering menjadi kenyataan) yang akan menang dalam pilpres nanti bukan Pak SBY, tapi Capres B (dia juga sebut siapa capres yang dimaksud)," tulis SBY menirukan ucapan orang itu.

Menanggapi ucapan orang itu, SBY pun sempat terdiam sesaat.

Halaman
123
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved