Gagal di Pileg 2019 dan Mengaku Temukan Kecurangan, Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Pemilu ini Terburuk

Tudingan aksi kecurangan meramaikan Pemilihan Umum 2019. Di Pamekasan, sejumlah caleg saling klaim perolehan suaranya telah dicuri.

Gagal di Pileg 2019 dan Mengaku Temukan Kecurangan, Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Pemilu ini Terburuk
SURYA/SAMSUL HADI
ilustrasi pemilu 2019 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Muchsin Rasjid 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Tudingan aksi kecurangan meramaikan Pemilihan Umum 2019. Di Pamekasan, sejumlah caleg saling klaim perolehan suaranya telah dicuri.

Hal ini disampaikan langsung oleh  Wakil Ketua DPRD Pamekasan, HM Suli Faris, Kamis (9/5/2019).

Dia yang kini kembali maju ke pertarungan Pileg 2019 tercatat gagal memperoleh cukup suara rakyat.

Suli Faris yang kini gagal menjadi Caleg Pamekasan, periode 2019 – 2014, Daerah Pemilihan (Dapil) III Pamekasan (Batumarmar, Waru dan Pasean)  dari Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan ada kecurangan yang ia temukan.

(4 Caleg Muda yang Lolos ke DPRD dengan Modal Seadanya, Ada yang Masih Kerjakan Skripsi)

Di antaranya banyak pemilih yang tidak ada di tempat saat hari H pemilihan, namun suara mereka ada.

Hak suara warga (yang tidak datang ke TPS)  disebut telah digunakan oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab.

Dia menemukan ada sejumlah kecamatan yang tingkat kehadiran pemilihnya mencapai 98,4%.

Padahal, penduduknya yang merantau ke luar daerah dan tidak menyoblos  mencapai antara 12 – 14 persen.

Halaman
12
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved