Ibu Kota Negara Bakal Pindah, Rhenald Kasali Sebut Peran Jakarta Sebagai Kota Dagang Tak Berkurang

Lantaran rencana pemindahan ibu kota Indonesia sudah dibahas, maka berlanjut kepada pembahasan mengenai titik tempat yang akan ditetapkan.

Ibu Kota Negara Bakal Pindah, Rhenald Kasali Sebut Peran Jakarta Sebagai Kota Dagang Tak Berkurang
TRIBUNJATIM.COM
Guru Besar UI, Rhenald Kasali berbicara soal pemindahan ibu kota 

TRIBUNJATIM.COM - Tampaknya pemindahan Ibu Kota ke luar Jawa bukan hanya sekadar wacana, namun pemindahan Ibu Kota Indonesia sudah mulai mengarah ke tahap perencanaan.

Bilamana sudah terencana, tentunya pemindahan Ibu Kota Indonesia akan segera terlaksana.

Lantaran rencana pemindahan Ibu Kota Indonesia sudah dibahas, maka berlanjut kepada pembahasan mengenai titik tempat yang akan ditetapkan.

Terkait hal itu, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali ikut berkomentar.

Said Aqil Bongkar Ramalan Gus Dur Soal Ustaz Dadakan, Ciri-cirinya Terungkap, Siapa yang Dimaksud?

Menurut Rhenald Kasali, memindahkan ibu kota negara dari Jakarta akan memiliki dampak jangka panjang.

Satu di antara dampak itu adalah terjadinya pemindahan orang.

Meski demikian, menurutnya pemindahan orang itu tidak mungkin terjadi sekaligus.

"Pemindahan orang pasti tidak mungkin terjadi sekaligus," jelas Rhenald kepada TribunJatim.com, di Hangzhou, China, Sabtu (11/5/2019).

Oleh karena itu, Rhenald menganggap perlu dibangun sejumlah hal untuk mengantisipasi masalah tersebut.

Misalnya terkait komunikasi, infrastruktur perkantoran, dan transportasi.

"Airport sudah diserahkan Kementerian Perhubungan kepada PT Angkasa Pura," terang Rhenald.

Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia Akan Ditentukan Tahun 2019, Lokasi Mana kah Pilihan Presiden?

Selain itu, hal tersebut juga akan berdampak pada Jakarta.

"Di Jakarta pasti akan mengalami penurunan. Karena jumlah pegawai negeri di jakarta terbagi dua. Pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. yang berkurang adalah pemerintah pusat.Tentu pemerintah pusat juga tidak sekaligus pindah. Karena ada perwakilan cabang, yang akan tetap dipertahankan juga," ujar Rhenald Kasali.

Namun, menurut Rhenald Kasali peran Jakarta sebagai kota dagang tidak akan mengalami penurunan signifikan.

"Tetap menjadi tempat perkantoran, jasa, perdagangan yang cukup ramai," tandas Rhenald Kasali.

Penulis: Januar AS
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved