Inilah Tips Tetap Bugar Saat Berkendara Jauh

Luxie Dyandra pebisnis wanita yang hobi turing dengan mobil memberikan beberapa tips agar tidak mudah lelah selama mengemudikan mobil.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Yoni Iskandar
wiwit/surya
Posisi Mengemudi – Perhatikan posisi tubuh saat mengemudi, hal ini menghindari cepat lelah dan mengantuk 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengendarai mobil terkadang bisa membuat pengemudi merasa pegal-pegal dan kelelahan.

Terutama ketika perjalanan jauh dan harus melalui medan yang cukup menantang. Padahal, kondisi kelelahan saat mengemudi dapat membahayakan.

Untuk menghindari kelelahan yang berlebihan saat berkendara, perlu mempersiapkan rencana perjalanannya dengan baik, terutama persiapkan fisik.

Luxie Dyandra pebisnis wanita yang hobi turing dengan mobil memberikan beberapa tips agar tidak mudah lelah selama mengemudikan mobil.

Perhatikan Kenyamanan Posisi Duduk

Atur posisi duduk sebelum memulai perjalanan, lihat kaca spion kanan kiri, tengah dan atur kursi senyaman mungkin.

Posisi duduk yang tidak tepat saat mengemudi jelas membuat pengemudi cepat merasa lelah. Agar tidak terlalu membungkuk, atur posisi kursi dengan sudut sekitar 100 derajat.

Agar lebih nyaman, bisa saja dengan menambahkan bantal atau gulungan handuk pada bagian punggung.

Persiapkan Rute Terbaik

Sebelum memulai perjalanan panjang, sebaiknya, cari tahu kondisi dan situasi jalan pada rute itu, apakah bagus, rusak dan berlubang, apakah macet atau lengang.

“Dengan mempersiapkan rute terbaik, waktu perjalanan bisa di gunakan lebih efektif dan efisien,” ujar Luxie kepada Tribunjatim.com.

Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup penting untuk menjaga agar tubuh dalam kondisi prima. Sebaliknya, jika durasi istirahat kurang, tubuh merasa cepat mengantuk dan mudah lelah.
Imbasnya fokus mengemudi berkurang sehingga laju kendaraan menjadi tidak stabil.

“Kondisi ini membahayakan, tidak hanya bagi penumpang dan pengemudi, tetapi juga bagi para pengguna jalan yang lain,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Bawa Air Minum

Rasa haus bisa mengurangi fokus saat menyetir. Menghindari risiko dehidrasi di dalam mobil, perlu menyiapkan air minum.
“Konsumsi air minum bukan saja sebagai pelepas dahaga, tetapi juga berguna menjaga agar tubuh tetap segar dan tidak mengantuk,” tambahnya.

Tenang Saat Macet

Pada situasi jalanan padat, pengemudi terkadang merasa emosi. Biasanya pengemudi memencet klakson berulang ulang.
“Tindakan inu akan menghabiskan banyak energi,” kata Luxie.

Ada baiknya tetap relaks dalam berkendara. Jika memang kondisi jalanan macet, manfaatkan untuk melakukan peregangan ringan. “Nikmati musik dan camilan di mobil yang ada,” ungkapnya.

Hindari Konsumsi Obat dan Alkohol

Tidak dibenarkan mengonsumsi obat-obatan dan alkohol dapat saat mengemudi.
Efek pusing atau mengantuk dapat berbahaya jika penggunanya mengemudikan mobil. Jadi, sebelum berkendara, hindari mengonsumsi obat maupun alkohol.

Jangan Berkendara Sendirian

Saat berkendara jarak jauh, sebisa mungkin jangan sendirian tapi usahakan bersama orang lain.
Selain menghindari mengantuk, berkendara dengan teman dapat membuat pengemudi lebih waspada pada rambu-rambu di jalan.(iit/TribunJatim.com).

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved