Kapolda Inginkan Warga Jatim Tidak Ikut Aksi di Luar Gedung MK
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memastikan, masyarakat Jatim tidak ada yang berangkat ke Jakarta untuk melakukan demonstrasi di sekitar Gedung
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memastikan, masyarakat Jatim tidak ada yang berangkat ke Jakarta untuk melakukan demonstrasi di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jumat (14/6/2019) kemarin.
Ia menganggap, terciptanya kondusivitas masyarakat Jatim yang berlangsungnya selelana sidang perdana permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), Jumat kemarin.
Tak ubahnya, buah kerjasama antara berbagai elemen masyarakat yang sadar akan ketentraman dan ketertiban umum.
"kemarin atas kerja sama masyarakat dan tokoh agama, seluruh pejabat dari tingkat kabupaten/kota hingga provonsi sudah menginstruksikan agar tidak ada yang akan ke jakarta," katanya pada awakmedia
Luki berharap suasana damai semacam ini, terus dirawat dan dipertahankan oleh masyarakat Jatim, hingga keputusan hasil sidang diketok palu oleh Hakim MK, Jumat (28/6/2019).
Satu diantara upaya itu, yakni dengan mendeklarasikan komitmen tolak kerusuhan, yang dikemas jalan sehat dan olahraga bersama masyarakat.
• Penumpang Kereta di Daop 8 Surabaya hingga H+9 Lebaran Mencapai 800 Ribu, Selisih 75 Ribu dari 2018
• Pakai Softlens Abu-abu, Wajah Mulan Jameela Tanpa Makeup Manglingi, Tampak Sehat dan Pucat
Acara itu dihelat di Monumen Tugu Polisi Istimewa yang bertempat di Jalan Polisi Istimewa, Tegalsari, Surabaya.
"Ini juga dalam rangka menyongsong HUT Bhayangkara. Kami atas seizin Ibu Gubernur mengadakan gerak jalan santai dalam rangka menolak kerusuhan untuk Indonesia damai," katanya.
Agenda serupa, ungkap Luki, juga dihelat di seluruh kabupaten atau kota se-Jatim.
"Menolak kerusuhan untuk Indonesia damai bersama-sama dengan masyarakat Jatim dan ini dilakukan serentak seluruh kabupaten kota pada hari ini," ucapnya.
Oleh karena itu, pasca deklarasi tolak rusuh, Pimpinan Polri dan TNI di Jatim berharap agar sinergisitas antar berbagai elemen, dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban umum jelang putusan MK semakin kuat terajut.
"Kami berterima kasih pada Ibu Gubernur yang memerintahkan jajaran di Jatim baik TNI/Polri tercipta sinergitas, agar menunjukkan pada masyarakat jatim, bahwa kita menolak kerusuhan untuk Indonesia damai," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-kapaold-ajatim-irjen-luki.jpg)