Mencicipi Jajanan Lopes, Makanan Khas Madura yang Mulai Punah di Kabupaten Pamekasan

Berbagai jenis makanan khas Madura semakin tergeser oleh adanya makanan dari luar.

Mencicipi Jajanan Lopes, Makanan Khas Madura yang Mulai Punah di Kabupaten Pamekasan
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Tampilan makanan tradisional Lopes olahan dari Ifah, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Berbagai jenis makanan khas Madura semakin tergeser oleh adanya makanan dari luar.

Bahkan bisa jadi lambat laun akan punah dan tinggal cerita para orang tua untuk anaknya yang penasaran tentang rasa dan bentuk dari makanan yang pernah populer di kalangan masyarakat Madura. Salah satunya 'Lopes'.

Lopes merupakan kuliner khas Madura yang dahulu menjadi primadona makanan ringan khususnya di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Seusai Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN di Sumenep Santap Kuliner Bakso dan Nasi Kuning

Makanan tersebut dulu sering dijajakan keliling oleh pedagang atau dijajakan di lapak kecil di pinggir jalan.

Bentuknya yang bulat yang terbuat dari ketan putih dan dibungkus dengan daun pisang serta diikat dengan tali pelepah pisang, semakin menambah aroma dan cita rasa Lopes ketika di makan.

Saat ini Lopes sangat jarang ditemui. Makanan dengan ciri khas lelehan gula merah diatasnya ini. Sudah hampir punah.

Hanifah (40) penjual Lopes di Pasar Kolpajung Pamekasan mengatakan, lopes dikenal dengan makanan tradisional yang legit dengan kuah gula merah yang manis ditambah taburan parutan kelapa.

"Makanan ini sudah jarang ditemui, tapi jangan khawatir jajanan tradisonal ini tetap saya jual di Pasar Kolpajung Pamekasan," katanya, Senin (17/6/2019).

Rekomendasi 9 Kuliner di Surabaya untuk Sarapan dan Makan Siang, Ada Sego Babat hingga Bubur Ayam!

"Tapi saya jualnya tidak setiap hari. Hanya di hari Sabtu dan Minggu saja," sambungnya.

Perempuan yang akrab disapa Ifah ini mengaku, satu piring Lopes ia jual dengan harga Rp 5 ribu rupiah saja.

"Kalau hari Sabtu dan Minggu lumayan banyak yang beli. Karena makanan ini mungkin sudah jarang ditemui," ungkapnya.

Tak hanya itu, Ifah juga mengungkapkan bahan dasar untuk membuat Lopes dari ketan putih yang lama proses perebusannya kurang lebih 7 jam yang dibungkus dengan daun pisang.

"Cara memotongnya-pun masih memakai cara lama yakni menggunakan benang. Setelah lopes dipotong menjadi bagian kecil, kemudian diatasnya ditaburi parutan kelapa dan gula merah," jelas Ifah.

Setelah itu, kata Ifah siap disantap.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Melia Luthfi Husnika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved