Hadiri Acara ISNU Jatim, Mahfud MD Sebut Pentingnya Kebersamaan Pasca Pilpres 2019

Hadiri Acara ISNU Jatim, Mahfud MD Sebut Pentingnya Kebersamaan Pasca Pilpres 2019.

Hadiri Acara ISNU Jatim, Mahfud MD Sebut Pentingnya Kebersamaan Pasca Pilpres 2019
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Hadiri Acara ISNU Jatim di Probolinggo, Mahfud MD Sebut Pentingnya Kebersamaan Pasca Pilpres 2019 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Tokoh nasional Prof Mahfud MD, menghadiri Seminar Nasional Islam Wasathiyah, Pancasila dan Ekonomi Syariah, di Universitas Nurul Jadid (Unuja) Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (5/7/2019).

Ia menyampaikan soal pentingnya kebersamaan, persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, pasca Pilpres 2019.

Selain acara seminar tersebut, juga dilakukan pelantikan belasan pengurus Ikatan Sarjana Nahdaltul Ulama (ISNU) Probolinggo, oleh Prof Masud Said, Ketua ISNU Jawa Timur.

Enam Wilayah Jawa Timur Ini Alami Inflasi Selama Juni 2019, Probolinggo Duduki Peringkat Tertinggi

Dirawat di Rumah Sakit Akibat Bom Bondet, Pria Asal Probolinggo Dibekuk Polisi Akibat Pencurian Truk

Acara tersebut digelar di Aula Ponpes MAN Nurul Jadid, Jumat (5/7/2019).

Mahfud MD mengapresiasi atas dilantiknya pengurus ISNU. Ada sekitar 19 pengurus ISNU yang dilantik. Mereka ditugaskan untuk terus mengawal NU di Probolinggo.

“NU sudah mempunyai sarjana, dan NU sarjana hebat. Saya sangat mengapresiasi dilantiknya pengurus ISNU. Perlu diketahui, dulu orang NU bisa menjadi Presiden Indonesia. Nah, saat ini bagaimana kita bersama berjuang untuk masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik dan lebih maju. Lupakan hal-hal negatif, kita harus berbenah diri,” kata Mahfud MD, dalam siaran tertulis ke Tribunjatim.com.

Mahfud meminta, ISNU harus turut mengawal kesatuan Republik Indonesia. Harus lebih memperkuat keberadaan NU. 

Sementara itu, Rektor Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton, Kakbupaten Probolinggo, KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan, dengan proses demokratis yang sudah usai, pada sistem yang disepakati bersama, seharusnya sebagai bangsa Indonesia, mengedepankan hal yang positif, bagaimana bangsa ini kedepan, bagaimana bangsa ini menjadi bangsa yang bersaing kedepannya.

“Momentum terbentuknya kekuasaan sudah selesai. Kita harus bisa menahan diri, toleransi. Artinya, kita saling menjaga, demi kebaikan bangsa Indonesia kedepannya, terutama juga kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Apa yang disampaikan pak Mahfud MD, tadi itu sangat tepat,” tutur KH Abdul Hamid, dalam seminar nasional di Unuja Probolinggo itu.

Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved