Kementan Optimistis Pola Penanaman Bisa Mempercepat Stabilisasi Harga Cabai di Pasaran Jawa Timur

Kementrian Pertanian (Kementan) RI optimistis pola penanaman cabai memiliki penagruh besar dalam mempercepat stabilisasi harga cabai di pasaran.

Kementan Optimistis Pola Penanaman Bisa Mempercepat Stabilisasi Harga Cabai di Pasaran Jawa Timur
ISTIMEWA
Perkebunan cabai di wiliyah Jawa Timur yang menjadi fokus perhatian Kementan, Rabu (10/7/2019). 

Ia menjelaskan seperti di Surabaya kemarin, muncul berita harga cabai naik.

Hal itu menurut Mardhiyah Hayati bukan karena di Jawa Timur tidak ada cabai, tetapi belum berproduksi optimal.

Dukung Santri Usaha Ternak Ayam, Kementan Bagikan 5.000 Ayam Joper ke 10 Ponpes di Kabupaten Gresik

Seperti di Kediri, Malang dan BanyuwangiManajemen pola tanam sudah bagus dijabarkan di lapangan, tapi memang keringnya sumber air jadi tantangan tersendiri. "Lahan cabai yang kurang air di musim off season ini tidak bisa berproduksi optimal" jelasnya.

Menurut Mardhiyah, harga cabai diprediksi segera turun seiring dengan mulai banyaknya panenan di daerah sentra yang biasa memasok ke Jakarta.

Cabai dari Sulawesi bahkan sudah masuk ke Jawa lewat Tanjung Perak dan Juanda.

Sentra di Jawa, seperti Cianjur, Bandung, Garut, Sumedang, Banjarnegara, Kebumen, Magelang, Temanggung, Kediri, Blitar dan Lampung Selatan dan Pesawaran akan mulai memasuki musim panen awal Agustus, diperkirakan ada 6.000-an hektar lahan yang akan panen.

Sementara Suyono selaku Ketua Paguyuban Petani Cabai di Kediri saat diminta keterangan terkait naiknya harga cabai di Surabaya, menyebutnya masih dalam taraf wajar.

"Harga cabai di tingkat konsumen di Surabaya memang sedikit naik mas, tapi tidak ekstrim kok. Bahkan cabe dari Sulawesi Selatan malah masuk ke Pasar Pare Kediri," ucapnya.

Di Sulawesi Selatan rawit merah tingkat petani 16-20ribu/kg dan keriting 20-25ribu/kg.

"Justru saya himbau pedagang jangan latah dengan fenomena ini. Sedikit naik, trus ikutan jual mahal di ecerannya. Kan kasihan konsumen," pungkasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved