Berita Surabaya

Sulasni Jadi Korban Penjambretan, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Perak Jamin Penuh Biaya Pengobatan

Sulasni Jadi Korban Penjambretan, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Jamin Penuh Biaya Pengobatan

Sulasni Jadi Korban Penjambretan, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Perak Jamin Penuh Biaya Pengobatan
TRIBUNJATIM.COM/IST
Pihak BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Perak dan agen perisai saat menjenguk dan memastikan kondisi korban penjambretan di rumah sakit. 

Sulasni Jadi Korban Penjambretan, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Jamin Penuh Biaya Pengobatan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kasus penjambretan yang menimpa Sulasni, seorang pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak, di kawasan Kalianak Barat disikapi serius.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak bersama agen perisai langsung bergerak cepat menuju rumah sakit, untuk melihat sekaligus memastikan kondisi korban penjabretan tersebut.

Hal itu dilakukan, karena BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak melalui Tenaga Penggerak Jaminan Sosial (Perisai) menjamin biaya pengobatan Sulasni yang menjadi korban penjambretan di kawasan Kalianak Surabaya, hingga sembuh.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak, Deni Suwardhani mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat untuk memberikan jaminan kepada korban kecelakaan tersebut.

"Kami bergerak cepat dengan menjamin peserta kami yang menjadi korban penjambretan dan sempat tak sadarkan diri akibat kejadian itu," ujarnya, Jumat (12/7/2019), dalam siaran tertulis ke Tribunjatim.com,

Menurut Deni Suwardhani, peristiwa penjambretan yang menimpa Sulasni, terjadi pada Rabu (10/7/2019) malam.

Saat itu, pelaku mengendarai motor, dan tas milik korban ditarik oleh pelaku penjambretan.

"Seketika itu juga, korban yang berusaha menyelamatkan tasnya terjatuh dari motor dan sempat tak sadarkan diri, hingga kemudian mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit PHC Surabaya," tegasnya.

Mendapat informasi kejadian yang dialami peserta, kata dia, kemudian agen Perisai mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban.

"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang sudah dilakukan oleh agen perisai tersebut," imbuhnya.

"Memang seharusnya dibutuhkan agen perisai yang proaktif untuk menyampaikan layanan dan program yang diberikan ini," tandas Deni Suwardhani.

Untuk itu, pihaknya menjamin penuh seluruh perawatan korban sampai sembuh total supaya korban bisa bekerja kembali seperti sedia kala.

"Perawatan sampai sembuh total akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan," pungkas Deni Suwardhani.

Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved