CitraLand Superfest Surabaya 2019 Hadir Bersama 14 Negara, Ada Pentas Kolaborasi
Lauw Hendra, Associate Director Citraland Surabaya mengatakan dalam acara yang akan dihelat sampai 27 Juli itu dihadiri oleh 14 Negara.
Penulis: Hefty Suud | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - CitraLand Superfest 2019 resmi dibuka hari ini, Sabtu (20/7/2019).
Lauw Hendra, Associate Director Citraland Surabaya mengatakan dalam acara yang akan dihelat sampai 27 Juli itu dihadiri oleh 14 Negara.
"Hari ini akan ada pentas kolaborasi dari Indonesia yang diwakili oleh Tari Grasak Magelang, Jaranan Reog Kendang, dan Reog Ponorogo, dan Mancanegara yang diwakili oleh Mexico, Bulgaria, Polandia, dan Tahiland," ujarnya, ditemui Sabtu (20/7/2019).
Selanjutnya, pada Selasa (23/7/2019) akan 14 Negara akan tampil dalam Cross Culture. Beberapa diantaranya, Jepang, India, Polandia, Ceko, Timor Leste, Afrika Selatan, Bulgaria, Kolombia, Uzbekistan, Rusia, Mexico, Thailand, Italia, Busan – Korea, Jiangmen – China, dan Guangzhou – China.
"Mereka akan mementaskan seni dan budaya dari negaranya masing-masing," tukas Hendra.
Selain itu, beberapa daerah di Indonesia, antara lain Poliwali Mandar, Bangai, Makasar, dan Langsa pun akan berkolaborasi melakukan pentas kesenian di panggung arena G Stage G Walk.
• 1.200 Bikers Ramaikan Suroboyo Riding Fest Bareng Satlantas Polrestabes Surabaya
• Perjalanan Hidup Nunung Srimulat: Awal Karier, Kehidupan Asmara hingga Kini Terjerat Kasus Narkoba
• Madura United Vs Arema FC 1-0, Laskar Sape Kerrab Berhasil Putus Rekor Positif Singo Edan
Pada penutupan CitraLand Superfest 2019, Sabtu (27/7/2019) beberapa kelompok seni di Indonesia juga akan unjuk kebolehan. Antara lain Nyawiji Project Surabaya, Balawan, dan Jatiswara.
"Dengan diadakannya kegiatan ini, intinya kami ingin berbagi kebudayaan. Supaya Negara di Luar Indonesia tahu bagaimana kaya dan bagusnya kebudayaan kita, yang dari Indonesia juga tahu bagaimana kebudayaan di Luar Negri," ujar Hendra.
Selain itu, imbunya, adanya kegiatan ini juga diharapkan dapat menguatkan hubungan satu sama lain, walaupun dengan adanya perbedaan kebudayaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/11-reog-ponorogo-menghibur-warga-surabaya_20170507_142015.jpg)