Kebakaran di Area Petrokimia Gresik, Warga Diharapkan Tidak Panik

Manajemen PT Petrokimia Gresik (PG), meminta masyarakat sekitar perusahaan tidak panik, sebab yang terbakar hanya kayu palet dan sudah dipadamkan

Kebakaran di Area Petrokimia Gresik, Warga Diharapkan Tidak Panik
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Kepulan asap hitam dari area pabrik Petrokimia Gresik, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Manajemen PT Petrokimia Gresik (PG), meminta masyarakat sekitar perusahaan tidak panik, sebab yang terbakar hanya kayu palet dan sudah berhasil dipadamkan dalam waktu 25 menit.

Situasi kebakaran di area pabrik PG disampaikan Sekretaris Perusahaan PG Yusuf Wibisono, melalui Manager Humas PT Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan mengatakan bahwa kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.05 WIB, dibagian gudang III DW1 pada tumpukan kayu pallet.

Akibat kebakaran itu, manajemen PG memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerusakan lingkungan.

"Pada pukul 11.30 WIB api sudah padam dan situasi terkendali tanpa ada korban dan dampak terhadap lingkungan," kata Yusuf kepada Tribunjatim.com, Rabu (31/7/2019).

Dari kejadian kebakaran itu, masyarakat sekitar diharapkan tidak perlu panik, sebab api sudah berhasil dipadamkan. "Masyarakat sekitar tidak perlu panik," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Bahkan dari kebakaran itu, tipastikan tidak menggangu proses produksi dan distribusi pupuk.

"Kami juga menjamin hal ini tidak mengganggu proses produksi dan distribusi pupuk," katanya.

BREAKING NEWS : Terduga Pelaku Pembacokan Pasangan Diduga Selingkuh Ditangkap di Surabaya

Satpam Hingga Anak-Anak Jadi Mata dan Telinga Bandar Narkoba Sokobanah Sampang

Terbukti Salahgunakan Narkotika Jenis Sabu, Sepasang Kekasih di Surabaya Dituntut 12 Tahun Penjara

Namun, masyarakat sekitar PG dan pengguna jalan tetap was-was jika pabrik Petrokimia Gresik betul-betul terbakar. Sebab, bisa mengancam keselamatan masyarakat.

"Kita panik melihat kepulan asap hitam dari dalam pabrik ptero. Dikawatirkan api sulit dipadamkan," kata Arif Riduwan, warga Tlogopojok, Kecamatan Gresik.

Lebih lanjut Arif mengatakan bahwa warga sekitar pabrik Petrokimia Gresik tidak ingin terganggu psikologi sebab pernah terjadi pada 2001 suara ledakan besar.

"Warga tidak ingin trauma lagi seperti yang terjadi pada tahun 2001. Sekarang ini, tong jatuh dari area pabrik Petrokimia Gresik warga sudah takut," imbuhnya. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved