Terpilih Jadi Anggota DPRD Gresik, Mahmud Disidang Akibat Terbelit Utang Pembebasan Lahan

Niat Cari untung miliaran rupiah, H Mahmud (54), calon DPRD Gresik terpilih harus menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Gresik akibat terlibat utang

Terpilih Jadi Anggota DPRD Gresik, Mahmud Disidang Akibat Terbelit Utang Pembebasan Lahan
Surya/Moch Sugiyono
Terdakwa H Mahmud memberikan keterangan dalam sidang kasus utang pembebasan lahan di Pengadilan Negeri Gresik pada Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - H Mahmud (54), calon DPRD Gresik terpilih harus menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Gresik akibat terlibat utang pembebasan lahan.

Pada keterangannya, Mahmud mengaku rugi akibat kerjasama dengan PT Bangun Sarana Baja yang diputus kontrak secara sepihak.

Padahal Jika kerjasama itu dilanjutkan, hasil jual beli tanah tersebut bisa mencapai puluhan miliar.

Hakim Pengadilan Negeri Gresik menanyakan tentang jual beli tanah dengan PT BSB yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

(DPRD Ingin Boyong Tri Rismaharini ke Jakarta Urus Sampah, Anies Baswedan: Maunya Nyerang Gubernur)

Menurut H Mahmud, dirinya menjalin kerjasama dengan PT BSB untuk pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Manyar.

Kerjasama ini dijalin sebelum pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.

"Saat kerjasama pembebasan lahan yang pertama, saya sukses mencarikan lahan di wilayah Kecamatan Manyar. Nilai keuntungan dari PT BSB sekitar Rp 200 Miliar," ucap Mahmud.

"Kemudian, saya dihubungi lagi untuk mencarikan lahan, dengan kerjaama sekarang ini," kata Mahmud, Rabu (31/7/2019).

Dari kerjasama yang kedua ini, terdakwa telah menghitung keuntungan secara jangka panjang selama kontrak berlangsung yaitu dua tahun sejak 2014 - 2016.

Namun, kerjasama itu diputus secara sepihak oleh PT BSB dengan alasan tidak sesuai kontrak kerja.

Halaman
123
Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved