2 Pemuda Ini Begal Ponsel Sasar Korban di Pinggir Jalan, Beraksi di 20 TKP, Akhirnya Diciduk Polisi

2 Pemuda Ini Begal Ponsel Sasar Korban di Pinggir Jalan, Beraksi di 20 TKP, Akhirnya Diciduk Polisi di Pasuruan.

2 Pemuda Ini Begal Ponsel Sasar Korban di Pinggir Jalan, Beraksi di 20 TKP, Akhirnya Diciduk Polisi
SURYA/GALIH LINTARTIKA
dua begal ponsel ini digiring ke Polres Pasuruan Kota 

2 Pemuda Ini Begal Ponsel Sasar Korban di Pinggir Jalan, Beraksi di 20 TKP, Akhirnya Diciduk Polisi

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Dua pelaku begal handphone yang selama ini buron akhirnya diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Dua orang DPO yang diamankan adalah Muhamad Hasyim (19) dan Salman Al Farisi (20) warga Desa Kisik, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

LW Tersangka Pertama Kasus Korupsi Dispora Pasuruan, 5 Kali Pamit ke Kamar Mandi saat Pemeriksaan

Berulah, Spesialis Begal Ojek di Kabupaten Pasuruan Didor Polisi, Baru Keluar Penjara Juli 2019 Lalu

Mobil Hantam Beton Pembatas Proyek Pipa di Tol Gempol-Pasuruan, Diduga Sopir Ngantuk, 3 Orang Luka

Keduanya buron selama dua bulan terakhir. Dari dua tersangka, polisi berhasil mengamankan dua handphone dan satu unit sepeda motor. Dari pemeriksaan, keduanya mengaku sudah melakukan curas atau begal ponsel di 20 TKP di wilayah Kota Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, dalam pemeriksaan, ternyata terungkap bahwa dua tersangka ini bukan terlibat dalam satu kasus, tapi banyak kasus.

Kata dia, kasus yang terdeteksi sejauh ini, ada 20 TKP. Menurut dia, mereka ini spesialis begal handphone. Nah, mereka ini berkelompok dengan anggota empat orang. Satu orang tertangkap lebih dulu.

"Kami masih kembangkan. Semoga satu pelaku lainnya bisa cepat tertangkap," katanya.

Ia menjelaskan, modusnya, tersangka ini merampas ponsel milik pengguna jalan. Perampasan itu disertai dengan kekerasan. Setiap kali menjalankan aksinya, tersangka selalu mengancam korbannya menggunakan celurit.

"Sesekali jika ada korban yang melawan, tersangka tak segan memukulnya dengan celurit itu. Tapi tidak pernah ada laporan yang korbannya sampai terluka," paparnya.

Terpisah, Salman mengaku menyasar korbannya itu yang berhenti di pinggir jalan. Kata dia, saat ada pengguna jalan yang berhenti di pinggir jalan, ia datangi dan ia minta barang - barangnya.

"Saya random kalau mencari mangsa. Yang penting, biasanya mencari pengguna jalan yang berhenti dan bermain ponsel. Mereka pasti kaget dan pasti langsung menyerahkan ponsel miliknya," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved