Dapur Rumah Warga di Pamekasan Hampir Ludes Dilalap Api saat Ditinggal Pengajian, Diduga Korsleting
Dapur rumah warga di Pamekasan hampir ludes dilalap api saat ditinggal pemilik pengajian. Peristiwa ini diduga korsleting listrik.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Sebuah rumah milik Kamil, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan hampir ludes dilalap api, Senin (5/8/2019) sekitar pukul 19.21 WIB.
Untung saja, api hanya melalap bagian dapurnya.
Akibatnya, kulkas dan rak piring hangus terbakar.
Saat api menjalar, Kamil sedang tidak berada di rumahnya.
• 10 Personel Dikerahkan Buat Pantau Titik Kebakaran di Gunung Arjuno, BPBD: Ini Orang-orang Pilihan
Berdasar informasi yang dihimpun TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Kamil saat itu sedang menghadiri pengajian.
Ketika masyarakat setempat melihat asap yang sedikit membumbung keluar dari bagian dapur Kamil, sontak warga langsung mengecek dan ternyata terlihat percikan api.
Warga langsung mengambil air seadanya untuk segera memadamkan api.
Akhirnya beberapa menit disiram, api yang sempat menjalar di dalam rumah Kamil dapat dipadamkan dengan air.
• PT Surabaya Mekabok Terbakar Habis, Polres Gresik Menduga Api dari Luar Pagar
Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, insiden kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting listrik pada penambahan steker ke kulkas.
"Dugaan kami karena adanya penambahan steker ke kulkas. Karena di area itu yang terlihat gosong," kata Budi Cahyono.
Budi mengatakan, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Namun kerugian materil ditaksir sekitar Rp 7 juta.
• Hutan Gunung Welirang di Gunung Arjuno Berhasil Dipadamkan, 9,5 Hektar Habis Terbakar
"Kerugian ditaksir Rp 7 juta. Yang terbakar hanya rak piring, kulkas yang gosong," ujar Budi.
Saat kejadian kebakaran itu, Budi mengaku mendapati laporan dari warga setempat yang menelepon pihaknya.
"Sesudah kami sampai di lokasi ternyata api sudah berhasil dipadamkan oleh warga setempat. Kami hanya melakukan pembasahan dikhawatirkan sisa percikan api, ada yang menyala," ungkap Budi.
Diketahui, di lokasi tampak ada tiga armada yang diturunkan oleh BPBD Pamekasan, yakni 1 Damkar, 1 Tangki penyuplai, 1 Rescue Rapi Pamekasan.
• Ingin Padamkan Api, Kakek di Magetan Malah Terbakar Hidup-Hidup di Ladang Tebu, Simak Kronologinya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rak-piring-yang-hangus-terbakar.jpg)