Massa Geruduk DPMD Pamekasan Pertanyakan Tes Calon Kepala Desa Seharga Rp 25 Juta

Sejumlah masyarakat Pamekasan melakukan unjuk rasa ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/8/2019).

Massa Geruduk DPMD Pamekasan Pertanyakan Tes Calon Kepala Desa Seharga Rp 25 Juta
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Sejumlah masyarakat saat melakukan aksi ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sejumlah masyarakat Pamekasan melakukan unjuk rasa ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/8/2019).

Massa di depan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pamekasan ini ingin sampaikan dugaan penetapan calon kepala desa yang terindikasi tidak mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku.

Korlap Aksi, Abdus Salam mengatakan pasukannya ingin meminta kejelasan dan pembuktian bahwa peraturan persyaratan sekaligus penetapan calon kepala desa di Pamekasan sudah dilakukan dengan benar.

"Kami juga ingin menanyakan penetapan calon kepala desa di Desa Blumbungan, Desa Dasok dan Pademawu Timur apakah sudah sesuai ketentuan. Kami menduga ada yang tidak sesuai peraturan," kata Abdus Salam.

(Pengaduan Keberatan Hasil Pilkades di Malang Tak Pengaruhi Putusan Pelantikan Cakades Terpilih)

Pihaknya juga menanyakan adanya isu, Calon Kepala Desa yang lebh dari lima orang untuk membayar RP 25 juta agar bisa ikut tes tulis di Surabaya.

"Dan perlu kami tegaskan yang di tes ke Surabaya itu atas dasar apa? Jadi kami mengira itu tes abal-abal dan menghambur-hamburkan uang. Lalu larinya uang itu kemana?" tegas Abdus Salam.

Selain itu Abdus Salam meminta kepada seluruh pimpinan panitia pilkades agar tidak teledor dalam memberikan keputusan penetapan dan penggagalan calon kepala desa di Pamekasan.

Serta tidak saling melempar tanggungjawab seperti yang telah dilakukan kepada masyarakat.

"Maka kami minta kepada DPMP batalkan pilkades serentak di Pamekasan dan segera bentuk panitia baru," pintanya.

Abdus Salam juga meminta supaya Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam harus segera mengganti seluruh panitia pilkades yang tidak bertanggung jawab.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved