Rumah Kawasan Padat Penduduk di Simokerto Surabaya Terbakar, 17 Unit Mobil PMK Surabaya Dikerahkan

Rumah warga di kawasan padat penduduk Jalan Simolawang gang I No 76 A RT 5/RW 1, Simolawang, Simokerto, Selasa (13/8/2019) terbakar.

Rumah Kawasan Padat Penduduk di Simokerto Surabaya Terbakar, 17 Unit Mobil PMK Surabaya Dikerahkan
ISTIMEWA
Petugas berjibaku memadamkan api di bagian belakang rumah Sriyatin, di Jalan Simolawang gang I No 76 A RT 5/RW 1, Simolawang, Simokerto, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rumah warga di kawasan padat penduduk Jalan Simolawang gang I No 76 A RT 5/RW 1, Simolawang, Simokerto, Selasa (13/8/2019) terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kebakaran itu bermula pukul 13.00 WIB. Api terlihat semakin membesar di dalam rumah. Diduga berasal dari area belakang atau dapur.

Kepulan asap hitam langsung membumbung tinggi ke langit. Hal itu mengundang warga untuk mendekati rumah warga yang terbakar.

Andre Rosiade Ungkap Makna Sindiran Kebakaran Brewok Saat Probowo dan Megawati Kian Akrab

Nah, saat itu pemilik rumah, Sriyatin langsung kaget melihat areal belakang sudah dilalap api. Dia pun langsung teriak minta tolong sembari mengambil air memadamkan api.

Para tetangga pun langsung memghampiri dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi pemadam kebakaran.

Selang, ember berisi air dikerahkan mengingat api melalap seisi dapur. Kemudian, menjilat bagian tengah rumah Sriyatin.

Mobil PMK langsung terjun ke lokasi dan memadamkan api. Beruntung api tidak sampai merembet dan menghanguskan seisi rumah.

"Cuman bagian dapur saja, yang tengah cuman atapnya saja," ujar Kabid Operasional PMK Surabaya, Bambang Vistadi.

10 Personel Dikerahkan Buat Pantau Titik Kebakaran di Gunung Arjuno, BPBD: Ini Orang-orang Pilihan

Total 17 unit mobil PMK Surabaya diterjunkan menyalamatkan rumah dengan Luas bangunan 5 x 20 meter itu dari amukan si jago merah.

Rumah milik Sriyatin itu dalam keadaan utuh hingga 70 persen tidak sampai merembet ke rumah tetangga. Kurang dari setengah jam api benar-benar berhasil dijinakkan.

Petugas langsung melakukan pembasahan, guna memastikan tidak ada titik api yang masih menyala.

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih mengatakan, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

"Tidak ada korban jiwa," katanya.

Sementara itu kerugian yang dialami korban belum diketahui secara pasti. Yang jelas pihaknya menyarankan agar warga untuk lebih berhati-hati lagi. Apalagi saat ini musim kemarau.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved