Peserta Oweek 2019 dari Universitas Ciputra, Sosialiasikan PHBS di Lobi Puskesmas Tambak Wedi
1100 Mahasiswa baru, peserta Orientasi Week (Oweek) 2019 Universitas Ciputra, hari ini, Kamis (29/8/2019), naik angkot menuju ke 40 puskesmas.
Penulis: Hefty Suud | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 1100 Mahasiswa baru, peserta Orientasi Week (Oweek) 2019 Universitas Ciputra, hari ini, Kamis (29/8/2019), naik angkot menuju ke 40 puskesmas di Surabaya.
Puskesmas terjauh yang ditujunya adalah Puskesmas Tambak Wedi, Puskesmas Rangkah, dan Puskesmas Tanah Kali Kedinding.
Peserta Oweek kelompok 26 adalah yang bertugas memberikan penyuluhan di Puskesmas Tambak Wedi. Sesampainya di sana, mereka mengikuti senam peregangan.
• 1100 Maba Universitas Ciputra Naik Angkot Kampanyekan Hidup Sehat ke 40 Puskesmas di Surabaya
Setelah itu, dua dari anggota kelompok tersebut, Andre Chandra Wijaya dan
Jason Ryan Rerandy Ongkowijoyo memberikan pemaparan tentang prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lobi puskesmas.
"Ini pertama kalinya ada anak-anak muda berkunjung dan membantu kami untuk sosialisi mengenai PHBS," ujar drg Ilfin Martiana, Kepala Puskesmas Tambak Wedi.
Perempuan yang akrab disapa Ilfin itu mengaku senang mendapatkan kunjungan tersebut. Sebab, kebersihan lingkungan memang menjadi salah satu masalah di daerah teraebut.
"Apalagi kalau ngomong lingkungan kan nggak bisa hanya sekali dua kali. Karena satu kali berhasil di satu orang, belum tentu berhasil juga di orang lain," papar Ilfin.
• Bidik Kalangan Menengah Aktif, Apartemen Sky Residence Ciputra Group Dipasarkan Mulai Rp 1,7 M
Dukungan berupa sosialisasi seperti ini, imbuhnya, tentu sangat bermanfaat untuk puskesmas, untuk masyarakat juga.
Sebab, penyakit yang ditimbulkan karena masalah kebersihan lingkungan, menjadi 10 terbesar yang ditangani oleh puskesmas tersebut. Diare salah satunya.
"Dengan adanya mahasiswa yang juga memberikan semangat untuk buang sampah pada tempatnya, menguras bak mandi, membiasakan cuci tangan di masyarakat. Ini akan memberi semangat juga untuk puskesmas, untuk masyarakat juga," jelas Ilfin.
Ilfin pun mengaku sangat terbuka, apabila selanjutnya ada kelompok mahasiswa atau komunitas yang ingin melakukan kunjungan dan melakukan kegiatan untuk kesehatan masyarakat di Puskesmas Tambak Wedi.