Pelaksana Bromo Marathon 2019 Antisipasi Jatuhnya Korban dengan Lakukan Cara ini
Pelaksana Bromo Marathon akan antisipasi jatuhnya korban pada event tersebut dengan melakukan cara-cara berikut ini.
Penulis: Akira Tandika | Editor: Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pelaksana Bromo Marathon akan antisipasi jatuhnya korban pada event tersebut dengan melakukan cara-cara berikut ini.
Di antaranya dengan memperbanyak tenaga medis, juga water station untuk para runner.
Founder Galanesia dan pencetus Bromo Marathon Dedi Kurniawan mengatakan, Bromo Marathon 2019 akan mempersiapkan total enam ambulans, di mana empat di antaranya akan ditempatkan di posisi start/finish, sementara sisanya berada di rute.
Bukan tanpa alasan Dedi Kurniawan hanya menempatkan dua ambulans di rute lari peserta.
• Plataran Bromo Xtravaganza 2019, Ingin Gabungkan 3 Unsur dalam Satu Gelaran, Hadirkan Artis Ibu Kota
Hal itu lantaran jalanan yang agak susah diakses kendaraan roda empat. Bahkan, ada pula jalanan yang hanya bisa dilewati satu arah.
Namun, permasalahan itu telah terpecahkan, karena Dedi Kurniawan akan mengganti minimnya ambulans di rute lari dengan medical on the road (MOR).
Nantinya, MOR akan menggunakan sepeda motor untuk dapat menjangkau lokasi.
"MOR ini nanti juga akan berkeliling. Mereka (MOR) lebih efisien daripada mobil ambulans yang banyak memakan jalan," ujar Dedi Kurniawan.
Selain tenaga medis, untuk mencegah runner dari dehidrasi, penyelenggara Bromo Marathon 2019 telah menyiapkan sejumlah titik untuk beristirahat, juga water station.
• Creator Super Fest 2019 Surabaya, Ilustrator game Onmyoji Beber Tips Cepat Bikin Digital Art
Dedi Kurniawan menjelaskan, akan ada water sation di tiap tiga kilometer.
Hal ini, imbuh Dedi Kurniawan, menjadi water station terpendek di event lari. Lantaran umumnya, water station ada di tiap lima kilometer.
Dedi Kurniawan beralasan, hal ini untuk mencegah runner dehidrasi lebih cepat karena track yang menanjak.
Tak hanya water station, Bromo Marathon 2019 juga menyiapkan minuman isotonik untuk runner di tiap tujuh kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/founder-galanesia-dedi-kurniawan-dari-kiri-founder-plataran-indonesia-yozua-makes.jpg)