Valentino Rossi Tak Ambil Pusing, Meski Banyak yang Memintanya Cepat-cepat Pensiun dari MotoGP

Meski tak sedikit yang menyarankannya pensiun, Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, tak ingin ambil pusing.

Valentino Rossi Tak Ambil Pusing, Meski Banyak yang Memintanya Cepat-cepat Pensiun dari MotoGP
YAMAHAMOTOGP.COM
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) kala tampil pada salah satu sesi MotoGP Jerman 2019 yang digelar Sabtu (6/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Meski tak sedikit yang menyarankannya pensiun, Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, tak ingin ambil pusing.

Valentino Rossi masih mengalami pasang surut dengan penampilannya pada ajang MotoGP 2019 saat melaju dengan tunggangannya, motor Yamaha YZR-M1.

Sempat tampil mumpuni dengan finis di urutan kedua dalam dua balapan beruntun pada awal musim, rider berjulukan The Doctor itu perlahan-lahan tampil kedodoran.

Dia bahkan sempat mencatatkan hasil tiga kali gagal finis dalam tiga seri beruntun, GP Catalunya, GP Italia, dan GP Belanda.

Di Tengah Isu Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi Diyakini Bakal Masih Balapan hingga Musim 2022

Bek Persebaya Surabaya Akui Belum Ada Komunikasi dengan Pelatih Anyar Alfred Riedl

Torehan minor itu membuatnya mengulang kejadian serupa yang dia raih pada delapan musim silam tatkala masih membalap untuk tim Ducati.

Tidak heran jika banyak pihak yang menilai Valentino Rossi tidak lagi kompetitif untuk bersaing dengan para pembalap yang lebih muda di kelas utama.

Tidak sedikit pula yang meminta agar peraih gelar tujuh kali di kelas utama tersebut untuk mengakhiri karier balapnya.

Apalagi, Valentino Rossi sudah berusia 40 tahun.

Menanggapi hal tersebut, Valentino Rossi tak ingin ambil pusing dengan beberapa pihak yang menyuarakan agar dirinya pensiun dari ajang balap motor paling bergengsi tersebut.

Catatkan Waktu Kurang Maksimal pada Tes Resmi MotoGP 2019 di Misano, Alex Rins Tak Merasa Khawatir

Alex Dos Santos Diganjar Kartu Merah, Persela Cari Skema Lawan Persipura Tanpa Sang Striker

Pembalap berpaspor Italia itu menilai jika hal tersebut adalah sesuatu yang wajar dalam tahapan kariernya, di mana kini dia sebagai pembalap yang paling senior di kelas utama.

Halaman
12
Editor: Dwi Prastika
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved