Ada Dugaan Kebakaran di RSUD Gambiran 2 Kota Kediri Karena AC Instalasi Laboratorium

Hasil penyelidikan aparat kepolisian yang melakukan olah TKP dan pemeriksaan di RSUD Gambiran 2 Kota Kediri yang terbakar,

Ada Dugaan Kebakaran di RSUD Gambiran 2 Kota Kediri  Karena AC  Instalasi Laboratorium
(Surya/Didik Mashudi)
Petugas mengevakuasi peralatan medis di RSUD Gambiran Kota Kediri 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Hasil penyelidikan aparat kepolisian yang melakukan olah TKP dan pemeriksaan di RSUD Gambiran 2 Kota Kediri yang terbakar, ternyata ada temuan baru penyebab kebakaran. Ada dugaan penyebab kebakaran dari AC yang ada di dalam ruangan Instalasi Laboratorium.

"Diduga dari AC yang mengakibatkan kebakaran. Kondisi AC ini sudah hangus terbakar," ungkap Kompol Paidi Sadiarto, Kapolsek Pesantren kepada Surya, Senin (9/9/2019).

Begitu mendapat laporan terjadi kebakaran, Kompol Paidi bersama anak buahnya langsung meluncur ke TKP.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan kondisi di dalam ruangan yang terbakar.

Dari hasil pemeriksaan sementara ada dugaan mesin AC yang menjadi penyebabnya. Belum jelas merk dari AC yang telah hangus terbakar.

Kebakaran Ruang Instalasi Laboratorium RSUD Gambiran 2 Kota Kediri Diduga Konsleting Listrik

Besok Ada 5932 Lowongan Kerja Tersedia di Job Fair Jatim Expo, Ini Link Pendaftarannya

Temuan aparat kepolisian ini berbeda dengan dugaan dari pihak RSUD Gambiran yang menjadi penyebab kebakaran dari mesin centrifuse dan peralatan blender yang ada di dalam laboratorium.

Sementara untuk pemadaman api dikerahkan dua unit mobil PMK ke TKP. Namun yang dioperasikan menyemprotkan air hanya satu unit PMK. "Sebelumnya dilakukan pemadaman dengan peralatan Apar habis 4 tabung. Namun api masih belum padam," jelasnya.

Sedangkan pemadaman dengan mobil PMK hanya butuh waktu sekitar 20 menit sudah berhasil memadamkan api.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved