43 Penerbangan Surabaya Menuju Kalimantan Terdampak Kabut Asap, Ada yang Delay hingga Return to Base

Sebanyak 43 penerbangan dari Surabaya menuju Kalimantan terdampak kabut asap sehingga ada yang delay dan kembali ke bandara asal.

43 Penerbangan Surabaya Menuju Kalimantan Terdampak Kabut Asap, Ada yang Delay hingga Return to Base
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Suasana penumpang melakukan check in di T1 Bandara Juanda, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sebanyak 43 penerbangan dari Surabaya menuju Kalimantan terdampak kabut asap.

43 penerbangan sendiri berasal dari empat maskapai yaitu Lion Air, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Citilink.

Dampak akibat asap tersebut bermacam bermacam, mulai dari penerbangan mengalami penundaan (delay), pembatalan penerbangan, dan pesawat kembali ke bandara asal (Return To Base).

Akibat Jarak Pandang Tertutup Kabut Asap, Dua Penerbangan Kembali Menuju Bandara Juanda

Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro mengatakan laporan lalu lintas udara yang terdampak kabut asap mulai pukul 05.50 hingga 09.50 ada delapan penerbangan yang terdampak.

"Yaitu untuk kedatangan pesawat Lion Air JT 3269 tujuan Balikpapan Surabaya dan Lion Air JT 683 Palangkaraya Surabaya mengalami delay. Sementara untuk keberangkatan sendiri yang mengalami delay yaitu Nam Air IN 246 Surabaya Samarinda, Wings Air IW 1804 Surabaya Sampit, Lion Air JT 262 Surabaya Balikpapan, dan Lion Air JT 314 Surabaya Samarinda," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Ia menjelaskan adapun penerbangan yang mengalami pembatalan yaitu Lion Air JT 246 Surabaya Samarinda dan Nam Air IN 244 Surabaya Sampit.

"Sedangkan satu penerbangan yaitu Nam Air IN 246 Surabaya Samarinda terpaksa kembali RTB. Dan diperkirakan telah mendarat ke Bandara Juanda sekitar pukul 11.40," bebernya.

BREAKING NEWS - Kalimantan Diselimuti Kabut Asap, Jadwal Penerbangan Surabaya-Kalimantan Terganggu

Ia menerangkan saat ini pihaknya masih hanya mendapatkan laporan tersebut. Sedangkan untuk laporan penerbangan sore hari belum sepenuhnya diterima.

Yuristo menambahkan pihak bandara juga telah melakukan berbagai antisipasi terkait kabut asap tersebut.

"Kita melaukan penyiapan ruang tunggu penumpang, plotting parkir pesawat utk penerbangan dialihkan (divert) yang harus mendarat di Bandara Juanda, koordinasi dan pengaturan di terminal dengan pihak maskapai utk proses refund bagi penumpang serta koordinasi dengan pihak Airnav utk monitor NOTAM," tambahnya.

Di kesempatan tersebut, dirinya juga mengaku bahwa pihak Bandara Juanda kapanpun siap menerima penerbangan divert karena kabut asap.

"Yang jelas Bandara Juanda sendiri siap menampung penerbangan yang dialihkan karena kabut asap dan kita juga telah menyiapkan kantung parkir pesawat untuk antisipasi hal tersebut. Untuk jumlahnya sendiri akan menyesuaikan sesuai laporan di lapangan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved