Mau Kirim Sabu ke Suaminya di Tahanan Bangkalan, Modus Wanita Ini Terbongkar, Berakhir di Pengadilan

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akhirnya menjatuhkan hukuman empat tahun penjara terhadap Desy Hendry Anggriawan.

Mau Kirim Sabu ke Suaminya di Tahanan Bangkalan, Modus Wanita Ini Terbongkar, Berakhir di Pengadilan
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Desy Hendry Anggriawan saat jalani sidang vonis di PN Surabaya, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akhirnya menjatuhkan hukuman empat tahun penjara terhadap Desy Hendry Anggriawan, terdakwa pemilik sabu yang hendak diselundupkan ke tahanan Polres Bangkalan Madura.

Wanita asal Sidotopo Wetan ini, dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Menyatakan terdakwa Desy Hendry Anggriawan secara sah dan menyakinkan terbukti bersalah. Menjatuhkan hukuman pidana empat tahun penjara,” ujar hakim membacakan amar putusannya, Senin (16/9/2019).

Gubernur Khofifah Melayat Fuad Amin di Graha Amerta Surabaya, Jenazah Dibawa ke Bangkalan Malam Ini

BREAKING NEWS - Fuad Amin Mantan Bupati Bangkalan Meninggal Dunia di Graha Amerta Surabaya

Selain hukuman pidana penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 800 juta. 

“Apabila tidak sanggup membayar, dapat digantikan dengan hukuman 1 bulan kurungan,” tambah hakim.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Pada agenda sidang sebelumnya, jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman lima tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menanggapi vonis ini, baik pihak terdakwa maupun jaksa menerima dan tidak menempuh upaya hukum banding.

Menyamar sebagai Tukang Servis AC, Pria Asal Surabaya Kuras Barang Berharga Pemilik Rumah

Ban Mobil Pecah, Sopir Toyota Rush Banting Stir Hingga Terguling di Parit Tol Surabaya-Mojokerto

Diketahui, dalam dakwaan jaksa diceritakan, Desy Hendry Anggriawan meminta kepada Mochammad Agus Permana (terdakwa berkas terpisah) mengirim paketan sabu untuk diberikan suaminya Antoni Alexander alias Ko Alex, yang saat ini ditahan oleh Polres Bangkalan karena kasus narkotika.

Dengan upah Rp 30 ribu, paketan sabu oleh Agus Permana kemudian dibungkus roti. Namun naas, saat mengisi bensin sepeda motor di Pom kawasan Jalan Sidotopo Kaliondo Surabaya, Agus ditangkap.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan sabun mandi dan paketan sabu 0,62 gram yang terbungkus roti, hendak dikirim ke tahanan Polres Bangkalan. Kepada polisi, Agus mengaku mendapatkan sabu dari DPO Hendi.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved