Program TKI Gratis Tak Diminati Masyarakat Sampang, Disebut Diskumnaker Mayoritas Pilih Jalur Ilegal

Program TKI gratis tak diminati masyarakat Sampang. Ini karena mayoritas memilih jalur ilegal ketimbang jalur yang tepat alias legal.

Program TKI Gratis Tak Diminati Masyarakat Sampang, Disebut Diskumnaker Mayoritas Pilih Jalur Ilegal
kompas.com
Ilustrasi TKI 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG - Program pemerintah dalam menfasilitasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara gratis untuk bekerja ke luar negeri di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ternyata belum diminati.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Diskumnaker Sampang, Agus Sumarso mengatakan, hingga saat ini tidak ada satupun warga Sampang yang mendaftar program tersebut.

Hal itu disebabkan masyarakat Sampang lebih memilih jalur ilegal jika menjadi TKI di luar negeri.

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sampang Menurun, Dinas Kesehatan Beberkan Faktor Penyebabnya

"Sepertinya mereka lebih yakin membayar kepada para tekong," ujarnya kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Kamis (19/9/2019).

Agus Sumarso menambahkan, hal itu terbukti dengan maraknya TKI Sampang yang bekerja di luar negeri.

"Hingga kini masih banyak TKI ilegal asal Sampang yang bekerja di Malaysia dan Arab Saudi," ungkapnya.

Dana TisTas SMA/SMK Swasta Sampang Masih Belum Cair, Dindik Sebut Sekolah Tunggu 1-2 Minggu Lagi

Mengetahui hal itu, pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi utamanya di wilayah Sampang yang masyarakatnya banyak yang menjadi TKI.

Namun, upaya tersebut belum meyakinkan masyarakat untuk mendaftar.

"Kami rasa warga masih berpikir berkali-kali. Karena nantinya masih akan ada pelatihan selama empat bulan juga ada pemotongan gaji untuk mengganti biaya pendaftaran," pungkasnya.

KAI Daop 8 Surabaya Gandeng 60 Influencer Kenalkan KAI Access, Pesan Tiket Tak Perlu ke Loket

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved