Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Peringati Hari Batik Nasional, Terminal Petikemas Surabaya Ajak Ratusan Wanita Mengenal Budaya Batik

Bertajuk “Pesona Batik Indonesia” Terminal Petikemas Surabaya (PTS) ikut semarakkan Hari Batik Nasional dengan cara berbeda.

Penulis: Mayang Essa | Editor: Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Istri pegawai Pelindo III saat mengenalkan batik Jawa Timur di Gelaran ‘Pesona Batik Indonesia, Majapahit Hotel Surabaya, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bertajuk “Pesona Batik Indonesia” Terminal Petikemas Surabaya (PTS) ikut semarakkan Hari Batik Nasional dengan cara berbeda. 

Yaitu dengan mengajak para wanita yang terdiri atas istri pegawai Pelindo III (Perispindo), serta para pegawai perempuan TPS dan Pelindo III Group, customer TPS baik shipping line maupun forwarding, Komunitas Perempuan Logistik dan Kepelabuhanan, instansi perbankan serta dari Asosiasi Pengguna jasa untuk lebih mengenal batik dari berbagai daerah di Jawa Timur. 

Antara lain batik khas Surabaya, Madiun, Lamongan, Mojokerto, hingga trenggalek yang dengan luwes diperagakan para istri pegawai Pelindo III dengan konsep fashion show. 

Mengenal Sosok Nabilla Humaira, Pecinta Fashion yang Jadikan Batik Pusat Perhatian dalam Penampilan

Gelar Seminar, Inilah Filosofi Batik Singo Mengkok Khas Lamongan

Legal & Commercial Manager TPS, Erika A. Palupi mengatakan ‘Peson Batik Indonesia’ sebagai bentuk kepedulian dalam melestarikan budaya batik Indonesia. 

“Momen ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap budaya, potensi perempuan Indonesia serta bagaimana perempuan dapat senantiasa berperan untuk kemajuan bangsa, dimulai dari diri sendiri,” ucapnya, Hotel Majapahit Surabaya, Jumat (4/10/2019). 

Pasca pengenalan batik, sebanyak dua ratus wanita akan unjuk kreativitas dalam berkain dengan lembaran batik untuk dipamerkan dalam gelaran fashion show. 

“Jika biasanya batik berwujud ready to wear, kali ini kami ingin mengajak para wanita untuk dapat mengkreasikan batik dalam bentuk lembaran utuh tanpa menyakiti batik itu sendiri,” ungkapnya. 

Erika menegaskan, lewat acara ini diharapkan dapat memperkaya wawasan akan warisan budaya Indonesia dengan tidak adanya alasan untuk tidak bangga menggunakan batik. 

Novita, salah satu peserta yang turut berkreasi dalam berkain batik mengatakan dapat memberikan pengalaman menarik untuk pertama kalinya. 

“Karena baru pertama kali merasakan pengalaman berkain yang biasanya langsung pakai batik tanpa kreasi,” tuturnya. 

Lewat ‘Pesona Batik Indonesia’, Erika berharap dapat memperkuat jalinan kerjasama yang telah terjalin selama ini, terlebih untuk mendukung industri logistik dan kepelabuhanan Indonesia yang unggul.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved