Pikap Muatan Sayur Terperosok di Jalur Tengkorak Mojokerto, Diduga Sopir Mengantuk Kelelahan

Sebuah pikap hitam bermuatan sayuran terperosok di jalur tengkorak Desa Sumbersono, Mojokerto gergara sopir mengantuk kelelahan

Pikap Muatan Sayur Terperosok di Jalur Tengkorak Mojokerto, Diduga Sopir Mengantuk Kelelahan
SURYA/FEBRIANTO RAMADANI
Proses evakuasi pikap terperosok di jalur tengkorak Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Senin (14/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebuah pikap hitam bermuatan sayuran terperosok di jalur tengkorak Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Senin (14/10/2019). 

Pikap bernopol S 8843JD ini dikemudikan Iwan (28) warga Pujon, Malang serta kernet, Doni (15) yang berencana menuju Lamongan.

Akibat kecelakaan tunggal ini, kaca depan dan samping pikap pecah.

Selain itu, bagian depan pikap juga ringsek karena menghantam pembatas jembatan yang berada di depan Masjid Jami Babussalam, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu. 

Gudang Pabrik Plastik di Mojokerto Kembali Terbakar, Ada Titik Api Belum Padam Diduga Penyebabnya

Kanit Sabhara Polsek Dlanggu, Aipda Priyo Agung R menuturkan, kendaraan tersebut melaju kencang dari arah Kota Batu, Malang. 

Ia menyebut, kawasan yang dilalui Iwan memang kerap terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang agak menikung.

"Karena mengantuk, sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, Mobil kemudian terperosok ke bawah Jembatan Simpang Empat Pekingan," ujarnya di lokasi, Senin (14/10/2019).

HEBOH Warga Jombang Temukan Tanah Keluarkan Asap, Baunya Menyengat & Terasa Panas Saat Dipegang

"Memang, biasanya kendaraan pengangkut sayur yang melintas di jalur ini sering melaju dengan kecepatan tinggi buat mengejar waktu jam buka pasar," imbuhnya.

Sementara itu, Iwan, si sopir pikap mengaku, kelelahan saat mengemudikan kendaraannya dari Kota Batu ke Lamongan.

"Mengantuk karena berangkat dari Pasar Kota Batu sekitar jam 00.00 dengan tujuan Lamongan," ungkapnya.

Perubahan Drastis Ahmad Dhani di LP Cipinang, Sempat Bingung Saat Mulan Jameela Lolos Jadi DPR

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, Iwan belum memastikan kerugian dan kerusakan akibat peristiwa tersebut.

"Tidak bisa menghitung kerugiannya. Nyawa selamat saja sudah bersyukur," pungkasnya.

Pikap bermuatan sayur itu akhirnya bisa dievakuasi dengan mennggunakan mobil derek. (Surya/Ferianto Ramadani)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved