IIMS Surabaya 2019

Hadir di IIMS Surabaya 2019, Honda Tampilkan Simulator Honda Sensing untuk Kampanyekan #AmanDiJalan

Honda membawa simulator Honda Sensing ke dalam Pameran IIMS Surabaya 2019 dalam rangka kampanyekan tagar #AmanDiJalan.

Hadir di IIMS Surabaya 2019, Honda Tampilkan Simulator Honda Sensing untuk Kampanyekan #AmanDiJalan
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Honda Surabaya Center Tampilkan Simulator Honda Sensing di IIMS Surabaya 2019, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Honda membawa simulator Honda Sensing ke dalam Pameran IIMS Surabaya 2019 dalam rangka kampanyekan tagar #AmanDiJalan.

Honda Sensing adalah salah satu teknologi keselamatan canggih dari Honda yang terdiri dari 6 sistem yang bekerja untuk meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara.

Hal itu diungkapkan oleh President Director Honda Surabaya Center, Ang Hoey Tiong.

"Simulator Honda Sensing yang ada di booth kami dapat dicoba oleh pengunjung yang datang kesini," katanya saat ditemui wartawan TribunJatim.com di Grand City Convex Surabaya, Kamis (31/10/2019).

Ang Hoey Tiong menjelaskan bahwa, para pengunjung diajak untuk mencoba simulasi berkendara melalui perangkat virtual reality (VR) untuk mengetahui bagaimana fitur Honda Sensing bekerja.

Para pengunjung akan menggunakan kacamata VR yang memberikan sudut pandang sebagai pengendara mobil melalui simulator dengan desain yang futuristik.

Dalam simulasi sepanjang 5 menit tersebut, pengunjung diajak menyetir mobil Honda melalui beberapa kondisi dan situasi jalan di mana setiap fitur Honda Sensing akan diaktifkan satu persatu.

Kasus Kerusuhan Asrama Mahasiswa Papua, 3 Tersangka Jalani Tahap II di Kejari Surabaya

Pertama, pengunjung yang mencoba Honda Sensing akan melakukan simulasi dari fitur Collision Mitigation Brake System (CMBS) yang bekerja dengan mengingatkan pengendara secara bertahap ketika mobil mendeteksi adanya potensi benturan dengan kendaraan Iain di depan.

Peringatan itu berbentuk audio visual pada layar dashboard, seatbelt yang mengencang secara otomatis, serta mengaktifkan rem.

Pun Ang Hoey Tiong mengatakan bahwa, pengunjung juga akan mempelajari fitur Road Departure Mitigation System (RDM).

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved