Disperindag Jatim Jaga Kestabilan Harga Sembako Melalui Gelaran Pasar Murah

Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur melaksanakan ”Gelar Pasar Murah” selama dua hari, Kamis-Jumat (21-22/11/2019).

Disperindag Jatim Jaga Kestabilan Harga Sembako Melalui Gelaran Pasar Murah
bobby Koloway/surya
Tri Bagus Sasmito, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim, pada acara pembukaan Gelar Pasar Murah, (Kamis, 21/11/2019) di Jalan Siwalankerto Utara II No.42, Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur melaksanakan ”Gelar Pasar Murah” selama dua hari, Kamis-Jumat (21-22/11/2019).

Berlangsung di halaman Kantor Disperindag Jatim yang berada di Jalan Siwalankerto Utara II No.42, Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, acara ini diikuti oleh 47 stan.

Tri Bagus Sasmito, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim, menjelaskan bahwa acara ini menjadi upaya pemerintah provinsi Jawa Timur menjaga stabilisasi harga. utamanya, menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

”Acara ini digelar rutin tiap tahunnya dan diadakan di saat menjelang hari besar. Selain hari raya Natal dan Tahun baru, juga pada puasa dan hari Raya Idul Fitri,” ujar Tri Bagus pada acara pembukaan Gelar Pasar Murah, (Kamis, 21/11/2019).

Acara ini juga menjadi implementasi program Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam menjaga kestabilan harga. Utamanya, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

”Ibu Gubernur konsen sekali untuk memberikan harga terbaik di momentum penting seperti jelang Romadhan dan Idul Fitri hingga Hari Raya Natal,” jelasnya.

CPNS 2019 di Jatim, Ini Passing Grade SKD CPNS 2019 untuk TKP, TIU hingga TWK


Sekalipun demikian, pihaknya memastikan bahwa saat ini harga kebutuhan pokok relatif cukup stabil. Misalnya, terkait sembako hingga kebutuhan sehari-hari.

”Harga beberapa kebutuhan memang sempat fluktuaktif beberapa waktu lalu, misalnya, cabai dan bawang putih. Namun, saat ini cenderung stabil,” jelasnya.

Gelaran pasar murah tersebut, selain untuk mencegah melonjaknya harga, juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat memperoleh sembako dengan harga terjangkau.

”Namun, melalui acara ini kami ingin memberikan alternatif bagi masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau dan murah dibandingkan harga pasar,” kata Tri Bagus.

Dalam acara in, Disperindag tak sendiri. Namun, juga bekerjasama dengan Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur (Divre Jatim), Satgas Pangan, Bank Jatim, hingga Bank UMKM Jatim. Juga, para pegiat pelaku UMKM, utamanya produk makanan ringan di sekitar Surabaya.

Sebanyak 47 stan menjual beraneka macam kebutuhan, seperti beras bawang putih, gula, hingga telur. Beberapa di antaranya juga menyediakan bazar kuliner, popok, harga paket sembako.

”Harga Bawang Putih antara yang di pasar dan di sini ada selisih sekitar Rp4000. Paket sembako yang di pasar Rp100 ribu di sini menjadi Rp75 ribu. Selain itu, di sini juga ada produk IKM seperti keripik, frozen food, dan olahan daging,” jelasnya.

Selain melalui pasar murah, pihaknya juga memastikan harga stabil dengan menjaga stok barang. ”Konsumsi mungkin saja naik. Namun, stok aman menghadapi Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Ramono, salah seorang warga yang ikut berbelanja di Pasar ini mengaku terbantu.

”Sangat membantu. Saya hari ini belanja telur. Dari yang biasanya, Rp23 ribu di sini menjadi Rp20 ribu. Gula juga ada, dari yang biasanya Rp24 ribu, jadi Rp20ribu,” jelasnya Ramono di sela acara belanja tersebut. (bob/Tribunjatim.com)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved